Kamis, 08 Oktober 2026
Breaking News
Daerah

Simpang Parung Bingung Mulai Dilebarkan Pekan Depan, Atasi Macet Sawangan

Riskal Arief | | 3 mnt baca
Simpang Parung Bingung Mulai Dilebarkan Pekan Depan, Atasi Macet Sawangan
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

DEPOK, BERITANOW.COM — Pemerintah Kota Depok akan memulai proyek pelebaran Simpang Parung Bingung dan sejumlah ruas jalan di sekitarnya pada pekan depan. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kapasitas jalan sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Sawangan yang selama ini menjadi keluhan warga.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok menargetkan pekerjaan tersebut mulai dilaksanakan pekan depan. Proyek ini mencakup pembangunan jalan baru dan dua jembatan yang melintasi Kali Angsana serta Kali Pesanggrahan.

Fokus Pekerjaan Tahun Ini
Kepala DPUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, menyatakan bahwa pada tahap pengerjaan tahun ini, pemerintah akan memfokuskan pekerjaan di sisi timur Jalan Raya Muchtar. Ruas yang dikerjakan mulai dari kawasan Simpang Parung Bingung sepanjang kurang lebih 424 meter.

"Kami rencanakan pekan depan terlaksana pelebaran Simpang Parung Bingung dan sekitarnya," ujar Yodi, seperti dikutip Kompas.com.

Sebagai tahapan persiapan, DPUPR Kota Depok telah menyelesaikan survei lapangan bersama pemilik utilitas. Survei itu dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai rencana dan meminimalkan potensi kendala di lapangan.

Pekerjaan dilakukan dengan membangun jalur baru di atas lahan yang telah dibebaskan. Selain itu, pemerintah akan menduplikasi jembatan yang sudah ada untuk meningkatkan kapasitas jalan.

Lahan Telah Dibebaskan
Sebelum pekerjaan dimulai, Pemkot Depok telah melakukan pembebasan lahan pada empat segmen. Luas lahan yang dibebaskan meliputi 2.145 meter persegi pada segmen pertama, 5.307 meter persegi pada segmen kedua, 2.401 meter persegi pada segmen ketiga, dan 184 meter persegi pada segmen keempat.

Ketersediaan lahan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan jalur baru dan pelebaran jalan di sekitar simpang. Menurut Yodi, proyek ini diharapkan dapat memperbaiki konektivitas antarruas jalan di kawasan Sawangan yang menjadi salah satu jalur mobilitas utama masyarakat Depok dan sekitarnya.

Jalur Eksisting Tetap Dibuka
Salah satu hal yang menjadi perhatian pengendara adalah dampak pekerjaan terhadap kelancaran lalu lintas. Yodi memastikan bahwa proyek pelebaran kali ini berfokus pada pembangunan jalur baru, sehingga jalur utama yang saat ini digunakan masyarakat tetap dapat dilalui selama konstruksi berlangsung.

"Pelebaran simpang ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas dan mengurangi kepadatan lalu lintas pada kawasan Simpang Parung Bingung dan sekitarnya," ujar Yodi.

Dengan tetap dibukanya jalur eksisting, aktivitas lalu lintas masyarakat diharapkan tidak mengalami gangguan berarti. Meski demikian, pengendara yang melintas di sekitar Simpang Parung Bingung, Jalan Raya Muchtar, Jalan Raya Sawangan, dan Jalan Meruyung Raya tetap perlu memperhatikan kondisi di lapangan selama konstruksi berlangsung.

Dampak bagi Warga
Proyek ini menjadi kabar baik bagi warga yang selama ini terjebak kemacetan di kawasan Sawangan, terutama pada jam sibuk pagi dan sore. Simpang Parung Bingung dikenal sebagai salah satu titik rawan macet karena pertemuan beberapa ruas jalan utama.

Pelebaran juga dilakukan di Jalan Raya Sawangan dan Jalan Meruyung Raya untuk melengkapi perbaikan konektivitas kawasan. Dengan penambahan kapasitas jalan dan duplikasi jembatan, arus kendaraan diharapkan dapat terurai secara lebih merata, sehingga waktu tempuh warga menjadi lebih singkat.(*)

Informasi ini dihimpun BeritaNow dari berbagai sumber.

Komentar (0)