Senin, 26 Oktober 2026
Breaking News
Hukum

Sebulan Dicari, Ibu dan Anak di Madiun Diduga Dibunuh Suami Siri, Polisi Periksa Tungku Pembakaran

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
Sebulan Dicari, Ibu dan Anak di Madiun Diduga Dibunuh Suami Siri, Polisi Periksa Tungku Pembakaran
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

MADIUN, BERITANOW.COM – Kasus pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, memasuki babak baru setelah polisi menangkap Dwi Bagus Martono, suami siri Dini Hardiyanti (30), yang sebelumnya dilaporkan hilang bersama anak laki-lakinya berusia empat tahun. Pada Senin (26/10/2026), tim Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur bersama penyidik Polres Madiun Kota melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Polisi kini berupaya mencocokkan keterangan terduga pelaku dengan temuan di lapangan untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh.

Polisi Periksa Rumah yang Diduga Berkaitan dengan Kasus

Pemeriksaan dilakukan di sebuah rumah di Jalan Kunir, Kota Madiun, yang diduga berkaitan dengan upaya menghilangkan jejak kedua korban. Petugas memeriksa tungku yang diduga baru dibangun serta sejumlah benda yang ditemukan di lokasi. Seluruh temuan tersebut perlu menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kaitannya dengan dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki.

Dini dan anaknya dilaporkan hilang sejak 20 September 2026, sebelum kasus tersebut mengarah pada dugaan pembunuhan. Penyelidikan polisi kemudian mengarah kepada Dwi Bagus, yang diketahui merupakan suami siri Dini dan sebelumnya ikut melaporkan hilangnya ibu dan anak tersebut. Keberadaan Bagus yang kemudian sulit dilacak menjadi salah satu hal yang didalami penyidik hingga akhirnya ia ditemukan di Jombang.

Terduga Pelaku Ditangkap di Jombang

Dwi Bagus ditangkap di rumah temannya di wilayah Jombang pada Minggu (25/10/2026) malam. Menurut keterangan polisi, ia diduga telah berada di wilayah tersebut selama sekitar 15 hari sebelum diamankan. Setelah penangkapan, penyidik membawa Bagus untuk menjalani pemeriksaan dan pengembangan perkara.

Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan kepolisian, dugaan pembunuhan bermula dari pertengkaran antara Bagus dan Dini di sebuah hotel di Kota Madiun. Dini diduga dicekik hingga meninggal dunia, sedangkan anaknya diduga dibunuh di lokasi berbeda. Polisi juga mendalami dugaan tindakan pelaku terhadap jasad kedua korban setelah pembunuhan.

Pencarian Bukti dan Pendalaman Motif Berlanjut

Penyidik masih menelusuri keberadaan sisa jasad korban sekaligus mengumpulkan bukti untuk menguji keterangan terduga pelaku. Polisi turut mengamankan dua mobil dan satu sepeda motor yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut. Pemeriksaan terhadap lokasi, kendaraan, dan benda-benda yang ditemukan diharapkan membantu mengungkap kronologi serta motif di balik kasus ini.

Hingga Senin (26/10/2026), penyidikan masih berlangsung untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Polisi belum menyelesaikan pencarian sisa jasad kedua korban. Perkembangan hasil pemeriksaan forensik dan temuan baru dari penyidik akan menjadi penentu dalam mengungkap kasus yang bermula dari laporan orang hilang tersebut. (*)

Komentar (0)