Rumah Rihanna Ditembaki Orang Bersenjata, Beverly Hills Mencekam

Sebuah aksi penembakan terjadi di kediaman penyanyi dunia Rihanna yang terletak di kawasan elit Beverly Hills, California, Amerika Serikat.

Aksi tersebut dilakukan secara membabi-buta oleh seorang perempuan yang membawa senjata api.

Pelaku diduga telah menjadikan rumah mewah milik bintang pop tersebut sebagai target.

Insiden ini langsung mengejutkan publik dan memicu rasa penasaran mengenai kronologi penembakan di rumah Rihanna.

Dilaporkan, peristiwa tersebut terjadi pada siang hari saat pelantun berbagai lagu hits dunia itu sedang berada di dalam rumahnya.

Warga di sekitar lokasi yang mendengar suara tembakan segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Tidak lama setelah laporan diterima, aparat dari Los Angeles Police Department langsung menuju lokasi kejadian.

Petugas kemudian melakukan penyisiran di sekitar kediaman Rihanna untuk mengamankan situasi sekaligus mengejar pelaku.

Kejadian tersebut sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar karena pelaku diketahui melarikan diri setelah melakukan aksinya. Ia dilaporkan kabur menggunakan mobil listrik dari lokasi kejadian.

Namun upaya pelarian tersebut tidak berlangsung lama. Polisi berhasil menangkap pelaku tidak lama setelah insiden terjadi.

Peristiwa ini pun menjadi sorotan luas karena terjadi di kawasan elit yang selama ini dikenal memiliki sistem keamanan yang ketat.

Berikut kronologi penembakan di rumah Rihanna yang menggemparkan kawasan Beverly Hills, seperti dilaporkan Los Angeles Times, Selasa (10/3/2026).

Kronologi Penembakan Rumah Rihanna

Berdasarkan keterangan aparat penegak hukum, insiden penembakan bermula ketika seorang perempuan bersenjata melepaskan tembakan ke arah rumah Rihanna pada Minggu siang.

Perempuan berusia 35 tahun tersebut diketahui membawa senjata bergaya AR-15.

Ia kemudian menembakkan beberapa peluru ke arah kediaman mewah penyanyi pop dunia tersebut.

Salah satu peluru bahkan dilaporkan menembus dinding bangunan rumah.

Peristiwa ini terjadi di kawasan Beverly Hills Post Office, sebuah wilayah elit di Los Angeles.

Polisi menerima laporan mengenai penembakan tersebut pada pukul 13.21 waktu setempat. Saat kejadian berlangsung, Rihanna dilaporkan berada di dalam rumah.

Menurut keterangan polisi, pelaku melepaskan beberapa tembakan dari dalam mobil yang diparkir di seberang gerbang rumah Rihanna.

Komunikasi radio kepolisian Los Angeles menyebutkan bahwa sedikitnya 10 tembakan dilepaskan ke arah rumah tersebut.

Setelah melakukan aksinya, pelaku melarikan diri menggunakan mobil Tesla berwarna putih melalui Coldwater Canyon Drive.

Polisi kemudian menyebarkan informasi mengenai ciri-ciri kendaraan dan identitas pelaku melalui jaringan komunikasi internal.

Deskripsi yang disampaikan antara lain rambut pelaku yang dikepang, pakaian berupa blus krem, serta kondisi mobil yang terlihat kotor di bagian bawah.

Helikopter polisi akhirnya berhasil menemukan kendaraan tersebut dan mengikuti pergerakannya hingga ke sebuah pusat perbelanjaan di kawasan Sherman Oaks.

Sekitar 30 menit setelah panggilan darurat 911 diterima, petugas berhasil menangkap pelaku di area parkir pusat perbelanjaan tersebut.

Juru bicara kepolisian Los Angeles, Armen Arias, menyebutkan bahwa petugas menemukan senapan serbu di dalam kendaraan pelaku.

Selain itu, polisi juga menemukan tujuh selongsong peluru di dalam mobil tersebut.

Identitas Pelaku Penembakan

Polisi kemudian mengidentifikasi pelaku sebagai Ivanna Ortiz, seorang perempuan yang berasal dari Orlando, Florida.

Ortiz diketahui memiliki sejumlah catatan hukum di negara bagian asalnya.

Berdasarkan data publik, ia pernah terlibat dalam kasus kebangkrutan pada tahun 2013.

Selain itu, pada tahun 2021 ia juga pernah ditangkap karena diduga mengemudi secara ceroboh.

Kemudian pada tahun 2023, Ortiz kembali ditangkap terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga serta penyerangan.

Meski memiliki riwayat hukum tersebut, Ortiz diketahui bekerja sebagai terapis wicara berlisensi.

Hasil penyelidikan awal menunjukkan bahwa pelaku tidak memiliki hubungan pribadi dengan Rihanna maupun pasangannya, rapper A$AP Rocky.

Pihak kepolisian juga menelusuri aktivitas pelaku di media sosial. Ortiz diketahui cukup aktif menggunakan Facebook.

Ia kerap mengunggah video dirinya bernyanyi rap dan menari sambil menyebut nama beberapa selebritas.

Dalam sebagian besar video tersebut, Ortiz terlihat tampil sendirian di depan kamera.

Beberapa unggahannya bahkan secara langsung menyinggung Rihanna.

Pada 17 Februari, Ortiz sempat mengunggah meme yang menuduh Rihanna mengidap AIDS.

Kemudian pada 23 Februari, ia juga menandai akun Rihanna dalam sebuah unggahan sambil meminta sang penyanyi untuk berbicara langsung dengannya.

Unggahan-unggahan tersebut kini menjadi bagian dari penyelidikan untuk mengetahui motif di balik aksi penembakan yang menargetkan rumah Rihanna tersebut.

Loading

Be the first to comment

Leave a Reply