Rem Blong di Pacet! Minibus Wisatawan Kecelakaan, 8 Orang Luka
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
MOJOKERTO, BERITANOW.COM – Kecelakaan di Pacet, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, melibatkan sebuah minibus Isuzu Elf yang membawa rombongan wisatawan asal Bojonegoro pada Rabu (28/10/2026) sore. Insiden yang terjadi di Tikungan Gotekan, Desa Pacet Selatan, sekitar pukul 16.30 WIB tersebut menyebabkan delapan orang mengalami luka-luka. Minibus itu diduga mengalami gangguan pengereman saat melintasi jalur menurun.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.30 WIB saat kendaraan melintasi turunan dari arah Cangar, Kota Batu, menuju Pacet. Minibus bernomor polisi S 7009 B itu diduga mengalami gangguan sistem pengereman sebelum akhirnya kehilangan kendali.
Berdasarkan keterangan saksi yang dihimpun media, kendaraan sempat melaju di jalur menurun dengan kondisi rem yang diduga tidak berfungsi optimal. Pengemudi kemudian mengarahkan minibus ke jalur penyelamat di kawasan Tikungan Gotekan.
Namun, kendaraan tersebut tidak berhasil berhenti. Minibus menerobos pembatas berupa tumpukan karung berisi sekam, kemudian terjun ke kebun warga di bawah badan jalan. Benturan mengakibatkan bagian depan kendaraan mengalami kerusakan cukup parah.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Muhammad Jeepsal Putra, menyampaikan bahwa dugaan awal kecelakaan mengarah pada rem blong. Pemeriksaan awal di lokasi menunjukkan tidak ditemukan bekas pengereman menjelang jalur penyelamat.
Delapan Orang Mengalami Luka-Luka
Akibat kecelakaan tersebut, delapan orang dilaporkan terluka. Rinciannya, empat korban mengalami patah tulang, satu orang mengalami cedera kepala, sedangkan tiga korban lainnya mengalami luka-luka.
Petugas bersama relawan melakukan evakuasi dan membawa para korban ke RSUD Sumberglagah, Kecamatan Pacet, untuk mendapatkan penanganan medis.
Minibus tersebut mengangkut rombongan satu keluarga yang baru selesai berwisata di Kota Batu dan sedang dalam perjalanan pulang menuju Bojonegoro.
Polisi juga mengungkapkan bahwa jumlah orang di dalam kendaraan melebihi kapasitas normal yang disebutkan petugas. Kondisi kendaraan, sistem pengereman, serta kronologi kejadian menjadi bagian dari penanganan lebih lanjut.
Jalur Cangar–Pacet merupakan jalur pegunungan dengan turunan panjang dan tikungan tajam. Kondisi tersebut menuntut pengemudi memastikan kendaraan dalam keadaan laik jalan, terutama sistem pengereman, sebelum melintas.
Hingga berita ini disusun, dugaan rem blong masih menjadi indikasi awal berdasarkan pemeriksaan di lokasi. Penyebab pasti kecelakaan tetap menunggu hasil penyelidikan kepolisian. (*)