Jumat, 02 Oktober 2026
Breaking News
Daerah

Pramono Anung Minta Pelaku Dugaan Penipuan Rekrutmen Damkar DKI Dipecat

Tajusa, M. | | 2 mnt baca
Pramono Anung Minta Pelaku Dugaan Penipuan Rekrutmen Damkar DKI Dipecat
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta tindakan tegas terhadap pihak yang diduga terlibat dalam penipuan rekrutmen Damkar DKI. Ia memerintahkan institusi terkait, termasuk Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), untuk memberikan sanksi tegas apabila pelaku terbukti merupakan bagian dari institusi tersebut.

Pramono menyampaikan hal tersebut seusai mengunjungi Mal Pelayanan Publik di kawasan Jalan Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat. Menurutnya, tidak boleh ada toleransi terhadap praktik penipuan yang memanfaatkan proses rekrutmen di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Yang Damkar, saya sudah membuat statement dan saya sudah meminta kepada institusi terkait termasuk Dinas Damkar, siapa pun yang melakukan itu untuk dipecat saja,” kata Pramono.

Ia menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak akan memberikan ruang bagi tindakan semacam itu. Pramono meminta agar siapa pun yang terbukti melakukan penipuan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

“Enggak ada toleransi untuk yang seperti itu kita hidupkan di Pemerintah DKI Jakarta,” ujar Pramono.

Korban Mengaku Rugi Rp70 Juta

Kasus dugaan penipuan rekrutmen Damkar DKI sebelumnya mencuat setelah seorang warga Jakarta Timur, Wintarko Setiawan (31), mengaku menjadi korban.

Wintarko melaporkan dugaan penipuan yang berkaitan dengan proses penerimaan petugas pemadam kebakaran tersebut. Akibat kejadian itu, ia mengaku mengalami kerugian hingga mencapai Rp70 juta.

Perkara tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Polisi Sebut Terduga Pelaku Anggota Damkar

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penipuan dalam proses rekrutmen petugas pemadam kebakaran.

Menurut keterangan kepolisian, terduga pelaku disebut merupakan seorang anggota damkar yang bertugas di wilayah Jakarta Timur.

“Iya pelaku terduga anggota damkar. Iya Jaktim. Satu orang,” kata I Made Budi.

Budi mengatakan laporan tersebut telah diterima oleh Polres Metro Jakarta Timur. Namun, ia belum dapat memberikan informasi lebih lanjut mengenai tahapan pemeriksaan terhadap pihak yang dilaporkan.

“Laporan sudah diterima oleh Polres, namun apakah terlapor sudah diperiksa atau belum saya belum dapat infonya lagi,” ujar Budi.

Kasus ini masih dalam proses penanganan kepolisian. Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta menegaskan sikap tegas terhadap dugaan penyalahgunaan proses rekrutmen yang merugikan masyarakat.

Komentar (0)