Kamis, 05 November 2026
Breaking News
Nasional

Prabowo Terima Mualem, Bahas Dana Otsus Aceh dan Bendera

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
Prabowo Terima Mualem, Bahas Dana Otsus Aceh dan Bendera
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW.COM – Presiden Prabowo Subianto menerima Gubernur Aceh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/11/2026). Dalam pertemuan tersebut, Dana Otsus Aceh menjadi salah satu agenda utama pembahasan, selain persoalan kepastian hukum bendera Aceh dan status tanah wakaf Blang Padang.

Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Aceh menyampaikan berbagai aspirasi daerah kepada pemerintah pusat, khususnya terkait keberlanjutan pembangunan dan penyelesaian persoalan yang selama ini belum tuntas.

Mualem mengungkapkan, pertemuan tersebut turut dihadiri Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Staf Khusus Gubernur Aceh Teuku Irsyadi.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Mualem menjelaskan sejumlah agenda penting yang dibicarakan bersama Presiden Prabowo.

Selain keberlanjutan Dana Otsus dan penyelesaian persoalan bendera Aceh, pembahasan juga mencakup kepastian status tanah wakaf Blang Padang yang memiliki nilai historis dan sosial bagi masyarakat Aceh.

Bahas Dana Otsus hingga Masa Depan Aceh

Keberlanjutan Dana Otsus menjadi salah satu perhatian utama dalam pertemuan tersebut. Dana ini dinilai penting untuk mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh.

Mualem berharap pemerintah pusat memberikan perhatian terhadap berbagai persoalan dan aspirasi masyarakat Aceh, termasuk kepastian hukum mengenai bendera daerah.

"Kita ingin semua persoalan dan aspirasi Aceh dapat dibicarakan dengan baik bersama pemerintah pusat. Dana Otsus harus terus diperjuangkan keberlanjutannya dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan rakyat," ujar Mualem.

Selain tiga agenda utama tersebut, pertemuan juga membahas tindak lanjut surat kepresidenan tahun 2017 terkait PT Patriot Nusantara Aceh (PATNA), badan usaha konsorsium yang berkaitan dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe.

Mualem juga menyampaikan pentingnya percepatan tindak lanjut keputusan terkait Blok Rantau serta usulan pembentukan dana abadi bagi mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Prabowo Beri Respons Positif

Menurut Mualem, Presiden Prabowo menyambut baik berbagai usulan yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.

"Alhamdulillah, Bapak Presiden menyambut baik dan memberikan respons positif terhadap berbagai usulan yang kami sampaikan," ungkapnya.

Meski demikian, belum ada rincian keputusan konkret maupun tenggat penyelesaian yang diumumkan terkait seluruh agenda tersebut.

Mualem berharap komunikasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Aceh dapat terus diperkuat sehingga berbagai persoalan strategis bisa mendapatkan penyelesaian yang baik.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga perdamaian dan stabilitas keamanan di Aceh agar pembangunan dapat berjalan secara berkelanjutan.

Pertemuan di Istana Negara ini diharapkan menjadi langkah positif dalam memperkuat hubungan pemerintah pusat dan daerah sekaligus mendorong penyelesaian berbagai persoalan yang menyangkut kepentingan masyarakat Aceh. (*)

Komentar (0)