Kamis, 15 Oktober 2026
Breaking News
Daerah

Polisi Amankan 18 CCTV untuk Ungkap Penyebab Ledakan Pasar Cimanggis Ciputat

Tajusa, M. | | 3 mnt baca
Polisi Amankan 18 CCTV untuk Ungkap Penyebab Ledakan Pasar Cimanggis Ciputat
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

TANGERANG SELATAN, BERITANOW.COM – Kepolisian mengamankan 18 unit kamera pengawas atau CCTV dari sejumlah titik di sekitar lokasi ledakan Pasar Cimanggis, Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Banten. Rekaman tersebut akan dianalisis untuk membantu penyidik menelusuri kronologi kejadian sekaligus mengungkap faktor yang memicu ledakan pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Pengamanan barang bukti dilakukan oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri bersama Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Pemeriksaan lanjutan di lokasi kejadian dilaksanakan pada Kamis, 15 Oktober 2026.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Imron Ermawan, menjelaskan bahwa penyitaan CCTV menjadi bagian dari rangkaian penyelidikan untuk memperoleh petunjuk tambahan terkait insiden tersebut.

Menurut Imron, kamera yang diamankan berasal dari berbagai posisi dan sudut pengambilan gambar. Petugas juga mengambil perangkat perekam atau decoder agar rekaman yang tersimpan dapat diperiksa lebih lanjut.

Penyidik akan mempelajari gambar yang terekam sebelum peristiwa ledakan terjadi. Hasil analisis diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai situasi di sekitar lokasi serta membantu memastikan apakah terdapat unsur kesengajaan atau ledakan terjadi akibat faktor lain.

Meski demikian, polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab pasti ledakan. Proses pemeriksaan barang bukti dan pendalaman keterangan masih berlangsung.

Puslabfor Temukan Tabung Gas Etilen dan Dinamo

Selain mengamankan kamera pengawas, tim Puslabfor Bareskrim Polri juga memeriksa sejumlah benda yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP).

Kepala Bidang Balistik dan Metalurgi Forensik Puslabfor Bareskrim Polri, AKBP Jakaria Sembiring, menyebutkan bahwa petugas menemukan tabung gas etilen berkapasitas 50 kilogram, potongan selang penyalur gas, serta sebuah dinamo.

Temuan tersebut akan diteliti untuk mengetahui kaitannya dengan sumber ledakan. Tim forensik juga berencana memeriksa instalasi listrik dan kondisi dinamo guna memastikan apakah terdapat kerusakan yang berpotensi menimbulkan percikan api.

Jakaria menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan sementara mulai mempersempit area yang diduga menjadi pusat ledakan. Lokasi tersebut mengarah ke sebuah ruangan yang digunakan untuk proses pematangan buah pisang.

Namun, temuan tabung gas, selang, dan dinamo belum dapat dijadikan dasar untuk menetapkan penyebab kejadian. Pemeriksaan teknis serta analisis forensik tetap diperlukan sebelum kepolisian menarik kesimpulan.

Polisi Masih Mendalami Penyebab Ledakan Pasar Cimanggis

Penyelidikan ledakan Pasar Cimanggis masih berlanjut melalui pemeriksaan barang bukti, rekaman CCTV, dan kondisi instalasi di lokasi. Hasil analisis dari Puslabfor nantinya akan membantu penyidik menyusun gambaran yang lebih lengkap mengenai rangkaian peristiwa.

Rekaman kamera pengawas menjadi salah satu bukti penting karena dapat memperlihatkan aktivitas di sekitar tempat kejadian sebelum ledakan berlangsung. Sementara itu, pemeriksaan komponen yang ditemukan di TKP diperlukan untuk menelusuri kemungkinan penyebab dari sisi teknis.

Hingga Kamis, 15 Oktober 2026, kepolisian mencatat sebanyak 13 orang menjadi korban dalam insiden tersebut. Dua orang dilaporkan meninggal dunia, sedangkan 11 korban lainnya masih mendapatkan perawatan di tiga rumah sakit. (*)

Komentar (0)