Sabtu, 26 September 2026
Breaking News
Olahraga

Pemain Timnas Israel Saied Abu Farchi Kena Kartu Merah gegara Selebrasi

Tajusa, M. | | 3 mnt baca
Pemain Timnas Israel Saied Abu Farchi Kena Kartu Merah gegara Selebrasi
Bagikan:

Gabung Di Kanal Whatsapp KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW.COM – Pertandingan Israel kontra Austria dalam ajang UEFA Nations League diwarnai insiden kontroversial yang melibatkan penyerang muda Saied Abu Farchi. Selebrasi gol yang dilakukannya berujung kartu merah dan menambah panas suasana di sekitar pertandingan.

Saied Abu Farchi mencetak gol penyama kedudukan untuk Israel pada babak kedua. Namun, setelah mencetak gol, pemain berusia 20 tahun tersebut melakukan selebrasi dengan mengambil tiang bendera sudut lapangan dan memperagakannya seperti senjata.

Tindakan tersebut membuat wasit mengeluarkan kartu kuning kedua untuk Abu Farchi. Karena sebelumnya sudah mengantongi satu kartu kuning, pemain Colorado Rapids itu akhirnya harus meninggalkan lapangan pada menit ke-55.

Dalam aturan sepak bola, pemain memang dilarang melakukan selebrasi secara berlebihan atau provokatif. Tindakan mencabut tiang bendera sudut lapangan juga termasuk perilaku yang dapat dikenai sanksi wasit.

Bukan kali pertama Abu Farchi melakukan selebrasi serupa. Sebelumnya, pemain tersebut pernah menunjukkan aksi yang hampir sama ketika memperkuat klub Israel, Maccabi Tel Aviv.

Insiden tersebut mendapat perhatian lebih besar karena berlangsung ketika konflik di Gaza masih menjadi isu internasional. Situasi politik dan keamanan kawasan juga turut memberikan warna tersendiri terhadap perjalanan tim nasional Israel di kompetisi internasional.

Tekanan Politik Mengiringi Laga Israel

Ketegangan tidak hanya terjadi di dalam lapangan. Menjelang pertandingan, muncul pula seruan agar Republik Irlandia melakukan boikot terhadap pertandingan melawan Israel.

Asosiasi Sepak Bola Israel atau IFA kemudian memberikan tanggapan keras terhadap komentar pelatih tim nasional Irlandia, Heimir Hallgrímsson, mengenai situasi konflik di Timur Tengah.

Melalui akun resminya di platform X, IFA menyampaikan respons yang mempertanyakan pernyataan sang pelatih. Federasi sepak bola Israel tersebut menyinggung kontribusi negaranya terhadap dunia dalam berbagai bidang serta pencapaian sejumlah penerima Hadiah Nobel.

IFA juga menggunakan bahasa yang sangat keras dalam menanggapi Hallgrímsson. Federasi tersebut menilai komentar pelatih Irlandia itu menunjukkan sikap yang mereka anggap sebagai ketidaktahuan dan kemunafikan.

Pernyataan tersebut muncul sebelum kedua negara dijadwalkan bertemu dalam pertandingan UEFA Nations League.

Media lokal juga melaporkan bahwa IFA sempat mempertimbangkan langkah untuk mengadukan komentar Hallgrímsson kepada UEFA. Sementara itu, pelatih Irlandia tersebut tetap menyampaikan pandangannya mengenai kemungkinan penerapan sanksi olahraga internasional terhadap Israel.

Israel Tumbang 1-3 dari Austria

Kartu merah yang diterima Abu Farchi membuat situasi Israel semakin sulit. Bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-55, Israel akhirnya harus mengakui keunggulan Austria.

Pertandingan berakhir dengan skor 3-1 untuk Austria. Dua gol Austria pada fase akhir pertandingan dicetak oleh Phillipp Mwene dan Saša Kalajdžić.

Selain persoalan di lapangan, tim nasional Israel juga menghadapi kendala terkait penyelenggaraan pertandingan kandang. Karena alasan keamanan, Israel tidak diperbolehkan menggelar pertandingan kandang di wilayahnya sendiri.

Akibatnya, sejumlah pertandingan Israel harus dipindahkan ke lokasi netral. Pertandingan melawan Irlandia, misalnya, dijadwalkan berlangsung di Debrecen, Hungaria, sementara Serbia juga menjadi salah satu lokasi yang digunakan untuk pertandingan Israel.

Insiden Saied Abu Farchi kartu merah pun menjadi salah satu momen yang paling mendapat perhatian dari pertandingan Israel melawan Austria, terutama karena terjadi di tengah situasi politik yang masih sensitif di kawasan Timur Tengah.

Komentar (0)