Gabung Di Kanal Whatsapp KLIK DISINI
CIANJUR, BERITANOW.COM — Paus terdampar di Cianjur ditemukan dalam kondisi mati di kawasan pesisir selatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Mamalia laut tersebut diperkirakan memiliki panjang sekitar empat meter dan sebagian tubuhnya dipotong warga.
Paus itu ditemukan di kawasan Pantai Salatri, Desa Mekarsari, Kecamatan Agrabinta. Video warga yang memotong bagian tubuh paus kemudian beredar di media sosial dan menarik perhatian publik.
Kapolsek Agrabinta Iptu Wikatmono mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, paus tersebut ditemukan warga pada Selasa (22/9/2026) siang dalam kondisi sudah mati. Ketika petugas mendatangi lokasi, sebagian besar tubuh paus telah dipotong.
“Begitu petugas mendatangi lokasi, paus tersebut sudah tersisa sebagian dari perut sampai kepala,” ujar Wikatmono seperti dikutip detikJabar.
Bagian tubuh paus yang telah dipotong disebut dibawa pulang oleh warga. Sementara sisa bangkai yang berada di lokasi kemudian dibuang atau dikembalikan ke laut.
Namun, terdapat perbedaan keterangan mengenai waktu paus mulai terdampar. Dinas Peternakan, Kesehatan Hewan dan Perikanan (DPKHP) Kabupaten Cianjur menyebut pihaknya menerima laporan dari Camat Agrabinta pada Rabu (23/9/2026) pagi. Berdasarkan laporan tersebut, paus sudah terdampar sejak Senin (21/9/2026).
Jenis Paus Belum Diketahui
Hingga pemberitaan ini ditulis, jenis paus tersebut belum diketahui secara pasti. Penyebab kematian dan faktor yang membuat mamalia laut itu terdampar di pesisir Cianjur juga belum diketahui.
Kepala DPKHP Cianjur Iwan Setiawan mengatakan penanganan satwa laut terdampar bukan kewenangan langsung pemerintah kabupaten. Pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meneruskan penanganan kepada instansi yang memiliki kewenangan di bidang kelautan dan konservasi.
Koordinasi tersebut diperlukan agar penanganan dilakukan oleh petugas yang memiliki kompetensi. Pemerintah juga mendorong adanya sosialisasi kepada masyarakat mengenai langkah yang tepat ketika menemukan satwa laut terdampar.
Warga Diimbau Tidak Mengambil Daging
DPKHP Cianjur mengimbau masyarakat tidak langsung memotong, mengambil, atau mengonsumsi bagian tubuh satwa laut yang ditemukan terdampar.
Imbauan tersebut diberikan karena kondisi kesehatan dan penyebab kematian paus belum diketahui. Keamanan daging juga belum dapat dipastikan sebelum dilakukan pemeriksaan oleh pihak yang berwenang.
Masyarakat yang menemukan mamalia laut berukuran besar terdampar diminta segera melapor melalui pemerintah desa atau kecamatan. Laporan tersebut selanjutnya dapat diteruskan kepada petugas teknis terkait, termasuk instansi yang menangani kelautan dan konservasi.
Untuk satwa yang masih hidup, warga juga diimbau menjaga jarak, tidak membuat kerumunan, serta menghindari suara bising di sekitar lokasi.
Peristiwa paus terdampar di Cianjur ini menjadi perhatian karena sebagian besar tubuh satwa telah diambil warga sebelum penanganan oleh instansi berwenang dilakukan. Pemerintah daerah kini mendorong koordinasi lintas instansi agar kejadian serupa dapat ditangani secara lebih tepat.