Sabtu, 24 Oktober 2026
Breaking News
Olahraga

Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen, Perebutan Gelar MotoGP Kian Sengit

Riskal Arief | | 4 mnt baca
Marc Marquez Rebut Puncak Klasemen, Perebutan Gelar MotoGP Kian Sengit
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

PHILLIP ISLAND, BERITANOW.COM — Marc Marquez mengubah persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 setelah tampil dominan pada Grand Prix Australia, Sabtu (24/10/2026). Pembalap Ducati Lenovo Team itu merebut pole position dengan keunggulan hampir 1,5 detik dari pesaing terdekatnya, kemudian memenangkan Sprint Race di Sirkuit Phillip Island. Hasil tersebut membawa Marquez mengambil alih pimpinan klasemen dari Jorge Martin, yang mengalami kecelakaan saat Sprint berlangsung.

Marquez sebelumnya mencatatkan waktu kualifikasi 1 menit 34,203 detik, unggul 1,494 detik atas adiknya, Alex Marquez, dari Gresini Racing. Johann Zarco menempati posisi ketiga dengan waktu 1 menit 35,706 detik, sedangkan Martin harus memulai balapan dari urutan keempat. Keberhasilan tersebut menjadi pole position keempat Marquez sepanjang musim 2026.

Persaingan kedua kandidat juara dunia semakin berubah setelah Sprint Race berlangsung. Marquez berhasil memenangi balapan pendek 13 putaran, sementara Martin terjatuh pada putaran kedelapan setelah beberapa kali terlibat duel memperebutkan posisi terdepan. Kemenangan itu mengangkat koleksi Marquez menjadi 365 poin, unggul sepuluh angka atas Martin yang tertahan di 355 poin.

Sempat Terjatuh, Marquez Bangkit Merebut Pole
Perjalanan Marquez menuju posisi start pertama tidak berlangsung mulus. Pada awal sesi kualifikasi kedua atau Q2, pembalap Spanyol tersebut kehilangan kendali di tikungan keempat ketika melintasi permukaan sirkuit yang licin. Ia terjatuh sebelum sempat mencatatkan waktu kompetitif, sehingga harus kembali ke garasi untuk menggunakan motor cadangan.

Tim Ducati bergerak cepat menyiapkan motor pengganti agar Marquez dapat kembali ke lintasan. Setelah sempat bersaing dengan Zarco, ia menghasilkan putaran terbaik yang sulit dikejar pembalap lainnya. Keunggulan 1,494 detik menjadi bukti kemampuannya beradaptasi dengan kondisi trek yang berubah selama sesi kualifikasi.

Alex Marquez akhirnya mengamankan posisi kedua, disusul Zarco yang melengkapi baris terdepan. Martin berada di urutan keempat bersama Jack Miller dan Raul Fernandez pada baris kedua. Sementara itu, Marco Bezzecchi, yang masih berada dalam persaingan matematis gelar dunia, hanya menempati posisi kesembilan.

Sprint Race Mengubah Persaingan Juara Dunia
Sebelum balapan Sabtu, Jorge Martin memimpin kejuaraan dengan 355 poin, hanya dua angka di depan Marquez yang memiliki 353 poin. Jarak yang sangat tipis membuat setiap hasil balapan di Australia berpotensi mengubah susunan klasemen. Karena itu, hasil kualifikasi menjadi keuntungan awal bagi Marquez untuk menekan rival utamanya.

Dalam Sprint Race, kedua pembalap terlibat persaingan langsung untuk merebut kemenangan. Martin sempat beberapa kali melewati Marquez, tetapi kecelakaan pada putaran kedelapan membuatnya gagal menyelesaikan balapan. Marquez kemudian mempertahankan keunggulan hingga finis pertama, diikuti Alex Marquez pada posisi kedua dan Fabio Di Giannantonio di urutan ketiga.

Kecelakaan tersebut juga berdampak pada peluang Martin dalam balapan utama. Reuters melaporkan pembalap Aprilia itu mengalami patah pergelangan tangan kanan dan dinyatakan tidak layak mengikuti Grand Prix Australia pada Minggu (25/10/2026). Kondisi ini memberikan keuntungan klasemen bagi Marquez, meskipun ia tetap harus menyelesaikan balapan utama untuk memperoleh tambahan poin.

Klasemen MotoGP 2026 Semakin Ketat
Kemenangan Sprint menjadikan Marquez pemimpin baru klasemen sementara MotoGP 2026. Berdasarkan pembaruan setelah balapan Sabtu, lima besar ditempati Marquez dengan 365 poin, Martin 355 poin, Bezzecchi 315 poin, Pedro Acosta 263 poin, dan Ai Ogura yang juga mengoleksi 263 poin. Acosta berada di atas Ogura berdasarkan aturan penentuan peringkat ketika jumlah poin sama.

Persaingan perebutan gelar masih terbuka secara matematis, dengan empat seri tersisa setelah putaran Australia. Bezzecchi tetap memiliki kesempatan mengejar karena tertinggal 50 poin dari Marquez, meskipun jaraknya jauh lebih besar dibandingkan Martin. Dengan maksimal 173 poin masih tersedia setelah Sprint Australia, setiap hasil balapan berikutnya dapat memengaruhi posisi pembalap yang masih berpeluang menjadi juara dunia.

Bagi Marquez, balapan utama Australia menjadi kesempatan memperbesar jarak dari pesaing terdekatnya. Ia akan memulai balapan 27 putaran dari posisi terdepan, sementara Martin harus absen akibat cedera. Namun, keunggulan klasemen dan pole position tidak menjamin kemenangan karena perubahan cuaca, strategi ban, serta risiko insiden tetap dapat memengaruhi hasil balapan.

Persaingan kejuaraan kini memasuki fase penting dengan semakin terbatasnya kesempatan pembalap mengumpulkan poin. Marc Marquez telah mengambil keuntungan besar dari akhir pekan di Phillip Island, tetapi perebutan gelar belum selesai. Hasil Grand Prix Australia pada Minggu (25/10/2026) akan menentukan seberapa jauh pembalap Ducati tersebut mampu memperkuat posisinya menuju akhir musim.(*)

Komentar (0)