Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
JAKARTA, BERITANOW.COM– Formasi CPNS MA 2026 menjadi peluang bagi masyarakat yang ingin berkarier sebagai aparatur sipil negara di lingkungan peradilan. Mahkamah Agung (MA) menyiapkan total 4.430 formasi untuk rekrutmen calon hakim dan calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun anggaran 2026.
Rencana rekrutmen tersebut disampaikan Hakim Agung Kamar Perdata sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Mahkamah Agung, Sobandi. Pengumuman resmi seleksi ditargetkan terbit pada akhir November 2026.
Dari total kebutuhan tersebut, sebanyak 1.600 formasi dialokasikan untuk calon hakim (cakim). Sementara itu, 2.830 formasi lainnya disiapkan untuk CPNS di lingkungan Mahkamah Agung.
"Insyaallah, akhir November ini akan diumumkan, untuk cakim berjumlah 1.600 formasi dan 2.830 formasi untuk CPNS," kata Sobandi dalam keterangan yang disampaikan pada Kamis (5/11/2026).
MA Butuh Tambahan Hakim dan Aparatur Peradilan
Sobandi menjelaskan, Mahkamah Agung menjadi salah satu dari 14 kementerian dan lembaga yang mendapatkan prioritas penambahan sumber daya manusia dari Presiden pada tahun ini.
Penambahan personel tersebut diperlukan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan peradilan kepada masyarakat.
Menurut Sobandi, kebutuhan tenaga baru juga dipengaruhi oleh banyaknya hakim dan aparatur peradilan yang memasuki masa pensiun maupun meninggal dunia setiap tahunnya.
Ia menyebut, rata-rata sekitar 500 hakim dan aparatur peradilan mengalami kondisi tersebut setiap tahun.
Selain itu, rekrutmen hakim terakhir dilakukan pada 2021. Akibatnya, sejumlah posisi hakim masih mengalami kekosongan yang berpotensi menghambat pelayanan di lingkungan pengadilan.
Kapan Pendaftaran CPNS MA 2026 Dibuka?
Bagi masyarakat yang tertarik mengikuti seleksi, pengumuman rekrutmen calon hakim dan CPNS MA 2026 direncanakan terbit pada akhir November 2026.
Namun, hingga 8 November 2026, rincian jadwal pendaftaran, persyaratan administrasi, kualifikasi pendidikan, serta pembagian jabatan untuk 2.830 formasi CPNS belum diumumkan secara lengkap.
Karena itu, calon pelamar sebaiknya mulai mempersiapkan dokumen pendidikan, identitas diri, serta persyaratan administrasi lainnya.
Informasi mengenai seleksi, persyaratan, dan tahapan pendaftaran perlu dipastikan melalui kanal resmi Mahkamah Agung maupun portal rekrutmen yang ditetapkan pemerintah.
Waspadai Informasi Pendaftaran Tidak Resmi
Besarnya jumlah formasi yang disiapkan Mahkamah Agung diperkirakan menarik perhatian masyarakat, khususnya para pencari kerja dan lulusan perguruan tinggi.
Meski demikian, calon peserta perlu berhati-hati terhadap informasi pendaftaran yang belum terverifikasi.
Jangan mudah percaya pada tautan pendaftaran yang beredar melalui media sosial, terlebih apabila meminta sejumlah uang atau data pribadi melalui saluran tidak resmi.
Dengan persiapan sejak dini, masyarakat memiliki kesempatan lebih baik untuk mengikuti proses seleksi ketika pengumuman resmi rekrutmen Mahkamah Agung diterbitkan. (*)