Kamis, 29 Oktober 2026
Breaking News
Nasional

Konser Andrea Bocelli di Borobudur, MUI Menolak Promotor Tetap Gas

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
Konser Andrea Bocelli di Borobudur, MUI Menolak Promotor Tetap Gas
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW.COM – Konser Andrea Bocelli di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, menuai polemik setelah Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak pembatalan pertunjukan maestro tenor asal Italia tersebut. Di sisi lain, promotor menyatakan konser bertajuk Romanza 30th Anniversary World Tour tetap direncanakan berlangsung sesuai jadwal.

Konser itu dijadwalkan digelar pada 31 Oktober 2026 di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, serta 3 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kontroversi ini tidak hanya menyangkut penyelenggaraan konser internasional, tetapi juga sensitivitas publik terhadap isu Palestina dan rekam jejak sang artis.

MUI Soroti Rekam Jejak Andrea Bocelli

Desakan pembatalan muncul karena aktivitas Andrea Bocelli pada sejumlah acara yang dikaitkan dengan Israel, termasuk kegiatan penggalangan dana untuk militer Israel pada 2010 dan konser di Tel Aviv pada 2022.

MUI menilai persoalan tersebut perlu dipertimbangkan dalam konteks dukungan Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina di tengah konflik yang masih menjadi perhatian dunia.

Sikap ini memunculkan perdebatan mengenai batas antara kegiatan hiburan internasional dan sensitivitas masyarakat terhadap persoalan kemanusiaan.

Promotor Tetap Ingin Konser Berjalan

Di tengah penolakan tersebut, promotor Shoemaker Live menyatakan konser tetap direncanakan berlangsung sesuai jadwal. Promotor mengklaim telah berdialog dengan pemerintah, tokoh agama, dan sejumlah pemangku kepentingan.

Penyelenggara juga mengangkat pesan perdamaian dan kemanusiaan melalui rencana kampanye donasi 100.000 pasang sepatu bagi anak-anak di Palestina dan wilayah lain yang terdampak perang.

Namun, pendekatan tersebut belum mengakhiri polemik. Bagi pihak yang menolak, kegiatan sosial tidak serta-merta menghapus keberatan terhadap rekam jejak artis yang bersangkutan.

Status Izin Borobudur Jadi Sorotan

Selain desakan pembatalan, status perizinan konser di kawasan Candi Borobudur turut menjadi perhatian. Terdapat perkembangan pemberitaan mengenai rekomendasi perizinan yang perlu diklarifikasi melalui keterangan resmi instansi berwenang.

Di sisi lain, pemerintah sebelumnya melihat konser internasional sebagai peluang untuk mempromosikan pariwisata Indonesia dan menggerakkan perekonomian lokal.

Polemik ini akhirnya mempertemukan sejumlah kepentingan, mulai dari pariwisata dan kebudayaan hingga aspirasi publik terkait Palestina.

Menjelang jadwal pertunjukan, kepastian pelaksanaan konser Andrea Bocelli di Borobudur masih perlu dipantau berdasarkan perkembangan resmi terbaru. Pernyataan promotor mengenai kelanjutan acara tidak dengan sendirinya memastikan seluruh persyaratan perizinan telah terpenuhi. (*)

Komentar (0)