Rabu, 21 Oktober 2026
Breaking News
Nasional

KMP Batumandi Terbakar di Merak, 420 Penumpang Selamat, 89 Kendaraan Hangus

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
KMP Batumandi Terbakar di Merak, 420 Penumpang Selamat, 89 Kendaraan Hangus
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

MERAK, BERITANOW.COM — KMP Batumandi terbakar di perairan Merak, Banten, pada Selasa (20/10/2026). Sebanyak 420 penumpang dilaporkan berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sementara 89 unit kendaraan di atas kapal dilaporkan hangus terbakar. Penanganan penumpang terdampak dan penyelidikan penyebab kebakaran kini menjadi perhatian pihak terkait.

Berdasarkan informasi yang diberitakan media, seluruh penumpang berhasil diselamatkan. Namun, 89 kendaraan dilaporkan hangus terbakar. Besarnya dampak kebakaran membuat penanganan keselamatan penumpang dan pemeriksaan penyebab insiden menjadi perhatian utama.

Belasan Penumpang Mendapat Perawatan

Dalam perkembangan penanganan korban, sebanyak 16 penumpang dilaporkan mendapatkan perawatan medis setelah insiden kebakaran.

Sebelas orang mendapatkan penanganan di Puskesmas Pulomerak, sedangkan lima orang lainnya dirawat di Rumah Sakit Krakatau Medika. Keluhan yang dilaporkan meliputi syok, sesak napas, dan luka ringan.

Informasi tersebut perlu terus diperbarui berdasarkan keterangan resmi otoritas kesehatan dan pihak terkait, terutama mengenai kondisi terkini para penumpang yang menjalani perawatan.

ASDP Fokus pada Penumpang

PT ASDP Indonesia Ferry memprioritaskan pemantauan kondisi penumpang, pendampingan, serta fasilitasi pemulangan setelah insiden tersebut.

Koordinasi penanganan juga dilakukan di kawasan Merak dan Bakauheni. Sementara itu, operasional penyeberangan Merak–Bakauheni perlu terus dipantau untuk memastikan pelayanan kepada pengguna jasa tetap berjalan dengan memperhatikan aspek keselamatan.

Penyebab Kebakaran Belum Dipastikan

Kebakaran dilaporkan terjadi pada Selasa sore ketika KMP Batumandi sedang menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak setelah bertolak dari Bakauheni.

Informasi awal menyebutkan dugaan titik awal kebakaran berada di kamar mesin. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dianggap sebagai penyebab pasti sebelum hasil pemeriksaan resmi diumumkan oleh pihak berwenang.

Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui sumber api, kemungkinan faktor teknis, serta apakah terdapat persoalan dalam sistem keselamatan kapal.

Evaluasi Keselamatan Penyeberangan

Insiden KMP Batumandi kembali menyoroti pentingnya kesiapan sistem pemadam kebakaran, prosedur evakuasi, dan pemeriksaan teknis kapal penyeberangan.

Selain penyelidikan penyebab kebakaran, tindak lanjut terhadap kendaraan yang terbakar dan penanganan penumpang terdampak juga menjadi hal yang perlu mendapat perhatian.

Hingga informasi terakhir yang dirujuk dalam laporan media, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan. Perkembangan kondisi penumpang, penanganan kapal, dan hasil investigasi masih perlu menunggu konfirmasi resmi dari instansi terkait. (*)

Komentar (0)