Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
SAO PAULO, BERITANOW.COM — SAO PAULO, BeritaNow.com — Insiden kereta otomatis tabrak crane terjadi di jalur monorel Linha 15-Prata, São Paulo, Brasil, pada Sabtu (24/10/2026). Sebuah crane konstruksi dilaporkan roboh ke jalur layang hingga dihantam kereta yang sedang melintas. Tabrakan tersebut mengakibatkan kerusakan pada bagian depan kereta dan menyebabkan operator crane mengalami luka.
Mengutip laporan CNN Brasil, kecelakaan itu terjadi di sekitar Stasiun Camilo Haddad. Crane yang roboh melintang di area jalur monorel menciptakan situasi berbahaya bagi perjalanan kereta dan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi.
Benturan antara kereta dan crane juga membuat material konstruksi berjatuhan ke jalan di bawah jalur layang. Insiden tersebut menimbulkan kekhawatiran karena lokasi kejadian berada di kawasan perkotaan dengan aktivitas lalu lintas.
Penumpang Dievakuasi, Operator Crane Terluka
Meski benturan menimbulkan kerusakan pada rangkaian kereta, seluruh penumpang dilaporkan berhasil dievakuasi dengan selamat. Tidak ada laporan mengenai penumpang yang mengalami luka dalam insiden tersebut berdasarkan informasi awal yang diberitakan.
Namun, operator crane dilaporkan mengalami luka. Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang mendapat perhatian dalam penanganan kecelakaan, terutama untuk memastikan keselamatan pekerja konstruksi dan masyarakat di sekitar lokasi.
Petugas melakukan penanganan di lokasi kejadian untuk mengamankan area terdampak. Pemeriksaan terhadap kereta yang mengalami benturan juga diperlukan guna mengetahui tingkat kerusakan dan memastikan kelayakan rangkaian sebelum kembali digunakan.
Operasional Monorel Terdampak
Kecelakaan kereta otomatis tabrak crane tersebut turut berdampak pada operasional monorel Linha 15-Prata. Penghentian sementara layanan di bagian rute terdampak diperlukan untuk mendukung proses penanganan dan pemeriksaan keselamatan.
Kereta yang mengalami benturan dilaporkan harus menjalani pemeriksaan dan perawatan. Langkah tersebut penting untuk memastikan tidak ada kerusakan pada komponen yang dapat membahayakan perjalanan ketika layanan kembali beroperasi.
Sementara itu, penyebab robohnya crane masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut. Pemeriksaan diharapkan dapat mengungkap kronologi kejadian, termasuk kemungkinan faktor teknis maupun prosedur keselamatan selama pekerjaan konstruksi berlangsung.(*)