Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di Kudus, Diduga Truk Hino Rem Blong
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
KUDUS, BERITANOW.COM – Kecelakaan beruntun yang melibatkan tujuh kendaraan terjadi di Jalan Lingkar Timur, Desa Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026). Insiden yang diduga dipicu gangguan pengereman pada sebuah truk Hino tersebut mengakibatkan dua pengemudi terluka. Kerugian materiil akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp80 juta.
Peristiwa kecelakaan di Lingkar Timur Kudus itu bermula saat truk Hino melaju dari arah timur menuju barat dengan kecepatan sedang. Ketika melintas di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga mengalami rem blong sehingga tidak dapat berhenti dan menabrak truk dump berwarna hijau yang berada di depannya.
Benturan tersebut menyebabkan truk dump hijau terdorong ke depan hingga menghantam truk dump berwarna kuning. Tabrakan kemudian berlanjut dan melibatkan sejumlah kendaraan lain yang berada di jalur tersebut.
Kendaraan yang turut terdampak dalam insiden itu meliputi Toyota Avanza, mobil pikap Daihatsu, Isuzu Traga, serta satu unit truk lain yang identitasnya belum diketahui. Rentetan benturan mengakibatkan beberapa kendaraan mengalami kerusakan.
Dua Pengemudi Terluka dalam Kecelakaan di Kudus
Akibat kecelakaan beruntun tujuh kendaraan tersebut, dua pengemudi mengalami cedera dan harus memperoleh penanganan medis di RS Mardi Rahayu Kudus.
Pengemudi truk Hino, Endang Dwi Cahyono, dilaporkan mengalami patah tulang pada kaki kirinya. Sementara itu, pengemudi truk dump hijau bernama Kandik mengalami cedera pada bagian kaki kanan.
Berdasarkan informasi yang disampaikan dalam laporan kejadian, tidak terdapat korban meninggal dunia maupun korban luka berat yang dilaporkan. Meski demikian, kecelakaan tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah kendaraan dengan perkiraan total kerugian materiil mencapai Rp80 juta.
Kondisi para korban serta kerusakan kendaraan menjadi bagian dari penanganan petugas setelah insiden terjadi. Polisi juga melakukan pendataan untuk memastikan identitas pihak-pihak yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Polisi Lakukan Olah Tempat Kejadian Perkara
Menindaklanjuti laporan kecelakaan, petugas Satuan Lalu Lintas Polres Kudus segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Kepolisian kemudian menjalankan sejumlah prosedur, mulai dari pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), pendataan pengemudi dan korban, hingga pengumpulan keterangan saksi.
Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasat Lantas Polres Kudus AKP Aulia Dwi Maha Putri menyampaikan bahwa petugas melakukan penanganan langsung setelah menerima informasi mengenai kecelakaan tersebut.
Menurut Aulia, pemeriksaan di lokasi diperlukan untuk mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan kronologi dan penyebab kecelakaan. Petugas juga mengamankan barang bukti yang dibutuhkan dalam proses penyelidikan.
“Petugas langsung mendatangi dan melakukan penanganan di lokasi kejadian. Kami melakukan olah TKP, mendata pengemudi, korban dan saksi, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan,” ujar AKP Aulia.
Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga menerbitkan Laporan Polisi (LP) di lokasi kejadian. Langkah tersebut bertujuan mempercepat proses administrasi penanganan perkara sehingga tidak harus menunggu pelapor datang langsung ke kantor kepolisian.
Penyebab Kecelakaan Beruntun Masih Diselidiki
AKP Aulia menjelaskan bahwa penanganan langsung di tempat kejadian merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan pelayanan yang cepat kepada masyarakat. Dengan mendatangi lokasi, petugas dapat segera melakukan pendataan, mengumpulkan keterangan, serta menjalankan prosedur administrasi yang diperlukan.
Hingga laporan ini disusun, Satlantas Polres Kudus masih mendalami penyebab pasti kecelakaan yang melibatkan tujuh kendaraan tersebut. Dugaan gangguan pengereman atau rem blong pada truk Hino menjadi salah satu aspek yang masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Keterangan para pengemudi dan saksi, hasil olah TKP, serta barang bukti yang telah diamankan akan menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui rangkaian kejadian secara lebih jelas.
Pengendara yang melintasi jalur Lingkar Timur Kudus diimbau untuk selalu menjaga jarak aman, memperhatikan kondisi lalu lintas, serta memastikan kendaraan berada dalam kondisi layak jalan. Pemeriksaan sistem pengereman, terutama pada kendaraan berat, menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.