Kebakaran 3 Ruko Suryakencana Bogor, Polisi Selidiki Dugaan Tawuran
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
BOGOR, BERITANOW.COM — Kebakaran 3 Ruko Suryakencana Bogor pada Minggu (25/10/2026) dini hari memunculkan dugaan keterkaitan dengan aksi tawuran yang beredar di media sosial. Polisi berencana mendalami informasi tersebut setelah proses penanganan kebakaran memungkinkan petugas melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun, dugaan tawuran belum terbukti sebagai penyebab kebakaran yang menghanguskan tiga ruko dan berdampak pada dua bangunan lainnya..
Informasi mengenai dugaan tawuran beredar di media sosial setelah kebakaran terjadi di kawasan sentra kuliner Kecamatan Bogor Tengah tersebut. Meski demikian, informasi yang beredar di ruang digital tidak serta-merta membuktikan adanya hubungan antara aksi tawuran dan munculnya api. Penyebab pasti kebakaran masih harus ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan di lokasi serta keterangan pihak-pihak terkait.
Polisi Menunggu Proses Penanganan di Lokasi
Berdasarkan pemberitaan Radar Bogor pada Minggu siang, polisi belum dapat melakukan olah TKP karena proses pendinginan oleh petugas pemadam kebakaran belum selesai. Pemeriksaan lokasi diperlukan untuk membantu penyelidik mengumpulkan bukti dan menelusuri awal mula kebakaran. Perkembangan hasil pemeriksaan tersebut menjadi penting untuk memastikan apakah ada unsur lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.
Sebelumnya, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 01.00–02.00 WIB. Api pertama kali membakar ruko yang menjual sepeda listrik dan mainan anak-anak, kemudian merambat ke bangunan di sebelahnya. Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dari Kota dan Kabupaten Bogor dikerahkan untuk menangani kobaran api.
Korsleting Listrik Jadi Dugaan Awal
Di tengah munculnya spekulasi mengenai tawuran, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan dugaan awal bahwa kebakaran dipicu korsleting listrik dari instalasi kabel yang sudah tua dan kurang terawat. Material yang mudah terbakar di dalam bangunan diduga ikut mempercepat penyebaran api. Meski demikian, dugaan awal tersebut juga perlu dibedakan dari kesimpulan akhir penyelidikan.
Kebakaran mengakibatkan tiga ruko hangus, sedangkan dua ruko di sekitarnya turut terdampak. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, meskipun salah satu pemberitaan menyebut pemilik ruko sempat mengalami sesak napas dan mendapat penanganan medis.
Jalan Suryakencana yang sempat ditutup untuk mendukung proses pemadaman dan penanganan lokasi kembali dibuka setelah proses pendinginan serta pembersihan.
Hingga informasi terakhir yang tersedia pada Minggu siang, belum ada kepastian bahwa tawuran menjadi penyebab kebakaran. Hasil pemeriksaan polisi dan penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk menjawab dugaan yang beredar di masyarakat. (*)