Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
JAKARTA, BERITANOW.COM – Kabar duka menyelimuti dunia hukum Indonesia. Advokat Kamaruddin Simanjuntak meninggal dunia pada Senin (19/10/2026) dini hari di Rumah Sakit Pelni, Jakarta. Kepergian pengacara yang dikenal luas saat mendampingi keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J tersebut menjadi perhatian publik.
Informasi mengenai wafatnya Kamaruddin dikonfirmasi oleh rekan sesama advokat, Martin Lukas Simanjuntak. Ia menyampaikan bahwa Kamaruddin mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 03.00 WIB.
Martin juga mengungkapkan bahwa Kamaruddin telah menjalani cuci darah secara rutin selama beberapa tahun terakhir. Meski demikian, ia mengaku tidak mengetahui secara terperinci penyakit yang dialami almarhum.
Kabar tersebut menambah suasana duka di kalangan rekan sejawat dan masyarakat yang selama ini mengikuti perjalanan Kamaruddin dalam menangani sejumlah perkara hukum yang menjadi perhatian nasional.
Kamaruddin Simanjuntak Wafat di Rumah Sakit Pelni
Kabar meninggalnya Kamaruddin Simanjuntak mulai diberitakan pada Senin pagi. Berdasarkan keterangan Martin Lukas Simanjuntak, almarhum meninggal dunia di Rumah Sakit Pelni setelah mengalami masalah kesehatan dalam beberapa tahun terakhir.
Informasi mengenai kondisi kesehatannya disampaikan secara terbatas. Martin menyebut kebiasaan menjalani cuci darah sudah berlangsung cukup lama, tetapi tidak memberikan keterangan mengenai diagnosis medis yang dialami Kamaruddin.
Karena itu, penyebab medis pasti kematiannya tidak dapat disimpulkan hanya berdasarkan informasi tersebut.
Sementara itu, informasi mengenai prosesi pemakaman awalnya masih menunggu pembicaraan keluarga. Sejumlah laporan media menyebutkan bahwa jenazah akan disemayamkan di rumah duka Ukrida.
Nama Kamaruddin Dikenal Lewat Kasus Brigadir J
Kamaruddin Simanjuntak merupakan salah satu advokat yang namanya dikenal luas oleh masyarakat setelah mendampingi keluarga Brigadir J dalam perkara pembunuhan yang menyeret mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, Ferdy Sambo.
Kasus tersebut menjadi salah satu perkara hukum yang menyita perhatian nasional pada 2022. Perkembangan penyidikan, proses persidangan, hingga putusan terhadap para terdakwa terus menjadi sorotan media dan masyarakat.
Dalam perkara itu, Kamaruddin tampil sebagai bagian dari tim hukum keluarga Yosua Hutabarat. Perannya membuat namanya semakin dikenal di luar lingkungan profesi advokat.
Keterlibatannya dalam kasus tersebut juga menempatkan Kamaruddin di tengah perdebatan publik mengenai penegakan hukum dan upaya keluarga korban memperoleh keadilan.
Selain perkara Brigadir J, Kamaruddin juga pernah diberitakan menangani sejumlah persoalan hukum lainnya. Gaya komunikasinya yang tegas ketika menyampaikan pandangan kepada media turut membuat sosoknya kerap menjadi perhatian masyarakat.
Kabar wafatnya Kamaruddin Simanjuntak pun menjadi penutup perjalanan seorang pengacara yang namanya lekat dengan salah satu perkara pidana paling menyita perhatian publik dalam beberapa tahun terakhir.