Jelang Satu Abad Alkhairaat, SILATNAS 2026 Jadi Momentum Konsolidasi
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
JAKARTA, BERITANOW.COM – Menjelang satu abad perjalanan organisasi pada 2030, Alkhairaat menyiapkan konsolidasi nasional melalui Silaturahmi Nasional (SILATNAS) 2026. Pertemuan yang dijadwalkan berlangsung pada 30 November 2026 ini diarahkan untuk memperkuat persaudaraan, kemandirian umat, serta kontribusi organisasi dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Persiapan SILATNAS Alkhairaat 2026 ditandai dengan tasyakuran dan peluncuran kegiatan di Sekretariat Panitia, Jakarta Selatan, Kamis (29/10/2026). Agenda tersebut menjadi langkah awal untuk menghimpun keluarga besar Alkhairaat sekaligus memperkuat koordinasi organisasi menjelang pertemuan nasional.
Ketua Panitia SILATNAS Alkhairaat, Samsudin M. Pay, S.Ag., M.Si., menyebut kegiatan ini sebagai bagian dari upaya mempererat persaudaraan dan menyatukan langkah keluarga besar Alkhairaat. Konsolidasi tersebut diharapkan memperluas ruang pengabdian organisasi bagi masyarakat dan bangsa.
Mengusung tema “Mengukuhkan Kepribadian dan Kemandirian Umat Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”, SILATNAS menempatkan pembentukan karakter, pendidikan, dan kemandirian sebagai bagian penting dalam mempersiapkan generasi masa depan.
Jaringan Pendidikan Jadi Modal Pengabdian
Berdiri pada 1930, Alkhairaat dilaporkan telah mengembangkan jaringan di 28 provinsi dan 80 kabupaten/kota. Organisasi ini memiliki sekitar 2.000 madrasah dan tiga perguruan tinggi, dengan jangkauan pelayanan yang disebut mencapai sekitar 20 juta umat melalui bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.
Jaringan tersebut menjadi modal penting bagi Alkhairaat untuk memperluas kontribusi di tengah tantangan pembangunan sumber daya manusia. Menjelang usia satu abad, penguatan kualitas pendidikan dan pembinaan karakter menjadi bagian dari upaya menjaga relevansi perjuangan organisasi.
Melalui seruan “Guru Tua Memanggil”, keluarga besar Alkhairaat juga diajak memperkuat pendidikan agama sejak usia dini. Penanaman ilmu pengetahuan dan akhlak dipandang sebagai fondasi dalam membentuk generasi yang berintegritas dan mampu menghadapi perubahan zaman.
Teguhkan Persatuan Menuju Indonesia Emas
Dalam kehidupan kebangsaan, Alkhairaat menegaskan komitmen terhadap dakwah amar makruf nahi mungkar yang moderat, penghormatan terhadap perbedaan, serta pemeliharaan persatuan dalam semangat Bhinneka Tunggal Ika.
Alkhairaat juga menyatakan dukungan terhadap Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Melalui SILATNAS 2026, Alkhairaat diharapkan dapat memperkuat konsolidasi internal sekaligus memperluas kerja sama dalam bidang pendidikan, dakwah, dan sosial. Momentum ini juga menjadi kesempatan untuk menyiapkan langkah organisasi menjelang peringatan satu abad pada 2030.
Dengan demikian, perjalanan menuju Indonesia Emas 2045 tidak hanya menjadi agenda pembangunan nasional, tetapi juga tantangan bagi Alkhairaat untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas, memperkuat karakter umat, dan menjaga persatuan bangsa. (*)