Sabtu, 26 September 2026
Breaking News
Nasional

Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Pidato, Kemlu Ungkap Sikap RI

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
Indonesia Walk Out Saat Netanyahu Pidato, Kemlu Ungkap Sikap RI
Bagikan:

Gabung Di Kanal Whatsapp KLIK DISINI

JAKARTA — Delegasi Indonesia meninggalkan ruang Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) ketika Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bersiap menyampaikan pidatonya di New York, Kamis (24/9/2026) waktu setempat.

Aksi walk out tersebut dilakukan bersama sejumlah delegasi negara lain. Rekaman yang dirilis Perutusan Tetap Republik Indonesia (PTRI) di New York memperlihatkan delegasi Indonesia berdiri dan meninggalkan ruang sidang sebelum Netanyahu menyampaikan pidatonya.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI kemudian menjelaskan alasan di balik sikap tersebut.

Juru Bicara II Kemlu RI Vahd Nabyl Achmad Mulachela mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk solidaritas kepada rakyat Palestina sekaligus protes dan kecaman terhadap apa yang disebut pemerintah Indonesia sebagai kejahatan kemanusiaan dan pelanggaran hukum internasional terhadap rakyat Palestina di Gaza dan wilayah Palestina yang diduduki.

Menurut Kemlu, sikap tersebut juga mencerminkan posisi Indonesia yang selama ini mendukung kemerdekaan Palestina serta menolak kekerasan dan pelanggaran hukum internasional.

“Bersama negara-negara yang sehaluan, Indonesia ingin menyampaikan pesan yang jelas bahwa kekerasan terhadap rakyat Palestina dan pelanggaran hukum internasional tidak dapat dinormalisasi dan harus segera dihentikan,” kata Vahd Nabyl dalam keterangan tertulisnya.

Puluhan Delegasi Ikut Walk Out

Indonesia bukan satu-satunya negara yang meninggalkan ruang sidang. Sejumlah delegasi lain juga melakukan aksi serupa ketika Netanyahu mulai menyampaikan pidatonya.

Laporan mengenai jumlah negara yang ikut walk out berbeda-beda. Sejumlah media menyebut hampir 70 negara, sementara laporan lain menyebut 77 negara. Karena terdapat perbedaan penghitungan, angka tersebut sebaiknya tidak dijadikan fokus utama berita tanpa penjelasan sumber.

Netanyahu tetap melanjutkan pidatonya setelah para delegasi meninggalkan ruangan. Dalam pidatonya, ia juga menyindir para delegasi yang memilih keluar dari aula.

Bagi Indonesia, walk out tersebut ditempatkan Kemlu dalam konteks sikap diplomatik terhadap persoalan Palestina.

Dengan demikian, aksi Indonesia bukan sekadar meninggalkan ruang sidang, tetapi merupakan pernyataan sikap diplomatik yang disampaikan melalui gestur di forum internasional.

Komentar (0)