Gabung Di Kanal Whatsapp KLIK DISINI
JAKARTA, BERITANOW.Com — Laga Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 tinggal menghitung hari. Pertandingan Grup A Divisi 1 itu akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin, 28 September 2026, pukul 19.30 WIB.
Duel ini menjadi pertemuan dua tim yang sama-sama mengawali turnamen dengan kemenangan. Indonesia menundukkan Singapura 2-0, sedangkan Malaysia mengalahkan Bangladesh 3-0.
Berikut delapan fakta yang membuat pertandingan Indonesia vs Malaysia menarik ditunggu.
1. Dua tim sama-sama mengantongi tiga poin
Indonesia dan Malaysia sama-sama meraih kemenangan pada pertandingan pertama Grup A. Indonesia menang 2-0 atas Singapura, sementara Malaysia mencatat kemenangan tiga gol tanpa balas atas Bangladesh.
Artinya, duel 28 September mempertemukan dua tim yang sama-sama sudah memiliki modal tiga poin.
2. GBK kembali menjadi panggung duel
Pertandingan Indonesia vs Malaysia kembali berlangsung di Jakarta. FIFA menetapkan SUGBK sebagai venue pertandingan tersebut dengan jadwal kick-off pukul 19.30 WIB.
Stadion yang sama sebelumnya menjadi lokasi pertandingan pembuka kedua tim. Malaysia mengalahkan Bangladesh 3-0 pada 25 September, sebelum Indonesia menundukkan Singapura 2-0 pada malam harinya.
3. Indonesia mencetak dua gol lewat dua pemain berbeda
Kemenangan Indonesia atas Singapura ditentukan oleh Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny.
Ragnar membuka keunggulan pada menit ke-13, sedangkan Romeny menggandakan skor melalui penalti pada menit ke-74.
4. Malaysia punya Arif Aiman
Malaysia menunjukkan produktivitas tinggi saat menghadapi Bangladesh.
Arif Aiman Hanapi mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-18 dan ke-37. Gol ketiga kemudian diciptakan Bergson da Silva pada menit ke-52.
5. Bergson langsung mencetak gol
Bergson da Silva mencetak gol dalam penampilan perdananya bersama Malaysia pada turnamen ini.
Penyerang tersebut mencatatkan namanya di papan skor pada awal babak kedua ketika Malaysia memperbesar keunggulan atas Bangladesh menjadi 3-0. FIFA juga menyoroti Bergson bersama dua pemain Malaysia lainnya, Manuel Hidalgo dan Brad Tapp, dalam pemberitaan terkait skuad Harimau Malaya.
6. John Herdman melihat ruang perkembangan
Pelatih Indonesia John Herdman menyebut permainan timnya masih dapat berkembang setelah kemenangan atas Singapura.
Indonesia memang menang 2-0, tetapi menurut Herdman timnya menciptakan sejumlah peluang yang belum seluruhnya dapat dikonversi menjadi gol. Ia berharap ketajaman pemain meningkat seiring bertambahnya pertandingan.
7. Malaysia juga belum menganggap pekerjaannya selesai
Kemenangan 3-0 tidak membuat pelatih interim Malaysia Tan Cheng Hoe menutup mata terhadap pekerjaan rumah timnya.
Menurut laporan Bernama, Cheng Hoe menyatakan masih terdapat aspek yang perlu diperbaiki, terutama karena skuad Malaysia masih membangun persefahaman dan keserasian sebagai sebuah tim.
8. Duel ini bagian dari sejarah edisi perdana FIFA ASEAN Cup
Indonesia vs Malaysia bukan sekadar pertandingan fase grup. Keduanya sedang menjadi bagian dari sejarah penyelenggaraan pertama FIFA ASEAN Cup.
Turnamen perdana ini melibatkan 14 negara yang dibagi ke dalam dua divisi. Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh berada di Grup A Divisi 1. Format fase grup menggunakan sistem satu putaran.
Dengan kedua tim sama-sama mengawali turnamen lewat kemenangan, pertemuan di GBK akan menjadi ujian berikutnya bagi Indonesia dan Malaysia.
Indonesia membawa kemenangan 2-0 atas Singapura. Malaysia datang dengan kemenangan 3-0 atas Bangladesh. Namun, hasil tersebut merupakan catatan pertandingan sebelumnya dan bukan jaminan hasil untuk duel berikutnya.
Pertandingan Indonesia vs Malaysia dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026) pukul 19.30 WIB. (*)