Senin, 05 Oktober 2026
Breaking News
Internasional

Hiu Bronze Whaler 3,5 Meter Viral di Kanal Kota Busan, Warga Ramai Datang Melihat

Tajusa, M. | | 3 mnt baca
Hiu Bronze Whaler 3,5 Meter Viral di Kanal Kota Busan, Warga Ramai Datang Melihat
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

BUSAN, BERITANOW.COM - Kemunculan hiu bronze whaler di Busan dengan panjang sekitar 3,5 meter menjadi perhatian masyarakat Korea Selatan sejak 18 September 2026. Hiu tersebut ditemukan berada di kanal yang berada di kawasan tengah Kota Busan setelah masuk melalui jalur perairan yang memiliki hubungan dengan laut.

Ukurannya yang cukup besar membuat keberadaan predator laut tersebut segera menarik perhatian warga. Masyarakat kemudian memberinya nama Bukang-i, sebuah sebutan yang merupakan gabungan dari nama Busan dan kata sangeo, istilah dalam bahasa Korea yang berarti hiu.

Hiu Bukang-i Jadi Perhatian di Media Sosial

Keberadaan Bukang-i dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial. Fenomena yang tergolong tidak biasa itu membuat masyarakat menjulukinya sebagai "shafluencer", sebutan yang muncul karena kehadiran hiu tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi warga.

Menurut laporan The Guardian, jumlah orang yang datang ke kawasan kanal disebut mengalami peningkatan selama Bukang-i berada di lokasi tersebut. Meski demikian, jumlah pasti pengunjung yang datang untuk melihat hiu itu belum mendapatkan verifikasi independen dari pihak berwenang setempat.

Mengapa Hiu Bisa Masuk ke Kanal Busan?

Bukang-i diketahui merupakan jenis bronze whaler atau yang juga dikenal sebagai copper shark. Spesies tersebut umumnya ditemukan di kawasan pesisir dan perairan dangkal.

Kondisi habitat tersebut memungkinkan hiu berenang cukup dekat dengan wilayah daratan. Karena terdapat jalur perairan yang terhubung dengan laut, Bukang-i diduga dapat masuk ke kawasan kanal dan kemudian bergerak semakin jauh dari perairan terbuka.

Kemunculan hiu berukuran besar di kawasan perkotaan menjadi perhatian karena habitat alaminya berada di laut, sementara kanal merupakan area yang banyak digunakan dan dikunjungi masyarakat.

Petugas Berusaha Mengarahkan Hiu Kembali ke Laut

Petugas telah melakukan sejumlah upaya untuk mengembalikan Bukang-i ke laut terbuka. Salah satu cara yang dilakukan adalah menggunakan perahu untuk menggiring hiu secara perlahan menuju jalur keluar dari kanal.

Namun, proses tersebut tidak berjalan mudah. Bukang-i beberapa kali justru berbalik arah dan kembali menuju bagian dalam kanal. Ukuran tubuhnya yang mencapai sekitar 3,5 meter juga membuat petugas harus menjalankan proses evakuasi dengan sangat hati-hati.
Keselamatan masyarakat menjadi salah satu pertimbangan utama dalam penanganan satwa laut tersebut.

Warga Diminta Tidak Mendekati Bukang-i

Otoritas setempat mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba mendekati, menyentuh, maupun memberikan makanan kepada Bukang-i. Imbauan tersebut diberikan untuk mengurangi potensi terjadinya insiden selama hiu masih berada di kanal.

Meskipun manusia bukan makanan utama bagi spesies bronze whaler, hiu tersebut tetap merupakan satwa liar berukuran besar. Hewan dapat memberikan respons agresif apabila merasa terancam, terganggu, atau terdesak.

Karena itu, warga yang ingin menyaksikan kemunculan hiu bronze whaler di Busan diimbau tetap menjaga jarak dan mengikuti arahan petugas hingga proses pengembalian Bukang-i ke habitat lautnya dapat dilakukan.

Komentar (0)