Minggu, 04 Oktober 2026
Breaking News
Nasional

Gus Miftah Ketua PBNU 2026–2031, Ini Struktur Pengurus Baru

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
Gus Miftah Ketua PBNU 2026–2031, Ini Struktur Pengurus Baru
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW.COM — Gus Miftah Ketua PBNU menjadi salah satu informasi yang mendapat perhatian setelah susunan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026–2031 resmi diumumkan.

Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah tercatat sebagai salah satu Ketua PBNU dalam struktur Tanfidziyah periode lima tahun tersebut. Susunan kepengurusan diumumkan di Gedung PBNU, Jakarta, pada 30 September 2026.

Dalam kepengurusan baru itu, KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin dipercaya sebagai Ketua Umum PBNU. Sementara posisi Sekretaris Jenderal ditempati H. Gudfan Arif. Adapun KH Miftachul Akhyar kembali dipercaya sebagai Rais Aam PBNU.

Nama Gus Miftah Ketua PBNU tercantum bersama sejumlah tokoh yang masuk dalam jajaran pimpinan Tanfidziyah. Penetapan tersebut menjadi bagian dari pembentukan struktur PBNU setelah pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Kepengurusan PBNU masa khidmah 2026–2031 terdiri atas sejumlah unsur organisasi, mulai dari Mustasyar, Syuriyah, A'wan hingga Tanfidziyah. Secara keseluruhan, struktur baru tersebut berjumlah 210 pengurus.

Penetapan struktur kepengurusan dilakukan melalui Surat Keputusan PBNU Nomor 2/PB.01/A.II.01.01/99/09/2026. Setelah diumumkan, jajaran pengurus baru mulai menjalankan tugas organisasi memasuki periode khidmah yang baru.

Bagi Gus Miftah, masuknya ke jajaran pimpinan PBNU menambah peran yang harus dijalankan di lingkungan organisasi Nahdlatul Ulama. Sebelumnya, ia dikenal publik sebagai pendakwah dan pengasuh pesantren serta aktif dalam berbagai kegiatan dakwah di tengah masyarakat.

Kehadiran Gus Miftah dalam jajaran Ketua PBNU juga menjadi bagian dari komposisi kepengurusan baru yang membawa latar belakang dan pengalaman beragam. Struktur tersebut akan menjalankan agenda organisasi PBNU hingga berakhirnya masa khidmah pada 2031.

Ketua Umum PBNU Gus Kikin menyampaikan bahwa jajaran pengurus yang telah ditetapkan memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan khidmah organisasi kepada umat dan masyarakat.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru, PBNU memasuki fase awal masa khidmah 2026–2031. Gus Miftah Ketua PBNU kini menjadi bagian dari jajaran pimpinan yang akan menjalankan tugas organisasi bersama Ketua Umum, jajaran Syuriyah, serta pengurus Tanfidziyah lainnya.

Susunan tersebut sekaligus menandai dimulainya periode baru kepemimpinan PBNU setelah proses organisasi pasca-Muktamar ke-35 NU. Publik kini dapat melihat bagaimana jajaran pengurus baru menjalankan program dan agenda organisasi selama lima tahun mendatang.

Komentar (0)