Sabtu, 24 Oktober 2026
Breaking News
Daerah

Gudang Terbakar di Bengkulu, Kepala Gudang Tewas, 12 Orang Diamankan

Effra S. Husein | | 3 mnt baca
Gudang Terbakar di Bengkulu, Kepala Gudang Tewas, 12 Orang Diamankan
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

BENGKULU, BERITANOW.COM - Gudang terbakar di Bengkulu menewaskan seorang kepala gudang bernama Febriansyah di kawasan Bumi Ayu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. Kebakaran yang melanda dua bangunan penyimpanan makanan tersebut juga menjadi sorotan setelah video sejumlah orang yang diduga mengambil makanan ringan dari lokasi kejadian viral di media sosial. Polisi mengamankan 12 orang untuk menjalani pemeriksaan terkait dugaan pengambilan barang tersebut.

Jumat dini hari, 22–23 Oktober 2026. Api melalap dua unit rumah toko (ruko) yang difungsikan sebagai tempat penyimpanan makanan ringan dan bahan baku kue. Besarnya kobaran api membuat penanganan harus dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran untuk mencegah api merambat ke bangunan lain.

Kepala Gudang Ditemukan Meninggal

Korban diketahui bernama Febriansyah, yang bekerja sebagai kepala gudang. Jenazahnya ditemukan di dalam salah satu bangunan setelah petugas kembali melakukan pemeriksaan pada Jumat pagi. Sejumlah laporan media lokal menyebutkan korban ditemukan di dekat tangga dalam kondisi tertimpa barang-barang dari dalam gudang.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, menjelaskan bahwa api telah membesar ketika diketahui di lokasi kejadian. Petugas kemudian berupaya mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke bangunan di sekitarnya. Proses pemadaman dilaporkan berlangsung hingga sekitar pukul 03.00 WIB.

Sementara itu, kepolisian melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran dan rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia. Hingga informasi ini dihimpun, penyebab pasti munculnya api belum dipastikan secara resmi. Penyelidikan diperlukan untuk memastikan apakah terdapat faktor kelalaian atau penyebab lain dalam peristiwa tersebut.

Video Pengambilan Makanan Viral

Di tengah musibah tersebut, perhatian publik juga tertuju pada beredarnya video sejumlah orang yang diduga mengambil makanan ringan dari area gudang setelah kebakaran. Rekaman itu menyebar di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari warganet. Tindakan mengambil barang tanpa izin di lokasi bencana pun menjadi persoalan yang disorot.

Kapolsek Selebar AKP Bayu Heri membenarkan bahwa polisi mengamankan 12 orang pada Jumat sore, 23 Oktober 2026. Mereka diduga mengambil makanan ringan dari lokasi kebakaran dan kini menjalani pemeriksaan untuk mendalami peran masing-masing. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa makanan ringan yang diduga berasal dari gudang tersebut.

Menurut laporan media setempat, orang-orang yang diamankan terdiri atas orang dewasa dan sejumlah pelajar. Jumlah barang yang ditemukan berbeda-beda, mulai dari beberapa renteng makanan ringan hingga satu dus. Namun, status hukum masing-masing orang masih perlu ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang diperoleh penyidik.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

Kasus ini menyisakan dua persoalan yang perlu dituntaskan, yakni penyebab kebakaran yang merenggut nyawa seorang pekerja serta dugaan pengambilan barang setelah kejadian. Kepolisian perlu memastikan kronologi secara menyeluruh, termasuk kondisi bangunan saat api mulai muncul. Proses hukum terhadap orang-orang yang diamankan juga harus didasarkan pada bukti dan hasil pemeriksaan.

Peristiwa di Bumi Ayu tersebut menjadi pengingat bahwa musibah kebakaran tidak hanya menyangkut kerugian materiil, tetapi juga keselamatan manusia dan perlindungan terhadap barang milik pihak lain. Masyarakat diharapkan tidak mengambil barang dari lokasi kejadian tanpa izin pemiliknya. Di sisi lain, penyelidikan yang transparan diperlukan agar penyebab kebakaran dan tanggung jawab setiap pihak dapat diketahui secara jelas. (*)

Komentar (0)