Peristiwa tragis menimpa seorang pekerja pembersih gedung di Apartemen Ascott Waterplace, yang berlokasi di Jalan Pakuwon Indah Lontar Timur, Surabaya, pada Senin (2/3/2026). Sebuah gondola yang digunakan untuk membersihkan kaca gedung berhenti dan bergoyang di ketinggian lantai 26 saat cuaca buruk melanda area tersebut. Insiden ini menyebabkan satu pekerja meninggal dunia.
Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, M. Rokhim, menyampaikan bahwa laporan darurat diterima pada pukul 14.22 WIB. Tim penyelamat segera bergerak menuju lokasi dan tiba hanya beberapa menit setelah laporan diterima.
“Unit berangkat pukul 14.23 WIB dan sampai di lokasi pukul 14.28 WIB. Tim Rescue Wiyung langsung berkoordinasi untuk memulai proses evakuasi,” ujar Rokhim dalam keterangannya.
Dari informasi di lapangan, diketahui bahwa awalnya terdapat dua gondola yang digunakan untuk pekerjaan pembersihan di bagian luar gedung. Gondola pertama berhasil turun hingga lantai dasar sebelum kondisi cuaca memburuk.
Namun, gondola kedua yang masih berada di sekitar lantai 26 mengalami masalah ketika hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut. Diduga mesin gondola mengalami gangguan sehingga tidak dapat turun ke posisi aman.
Hembusan angin yang sangat kuat membuat gondola bergoyang hebat di udara. Kondisi tersebut diduga menyebabkan salah satu pekerja terlempar keluar dari gondola akibat guncangan yang sangat keras.
“Gondola kedua terombang-ambing oleh angin kencang. Kami menduga salah satu korban terjatuh dari gondola karena guncangan yang sangat kuat,” jelas Rokhim.
Tim gabungan yang terdiri dari dua unit rescue pusat serta satu unit Team Rescue Wiyung bekerja keras di tengah cuaca ekstrem untuk mengevakuasi korban. Proses penyelamatan berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar tiga jam.
Operasi evakuasi akhirnya dinyatakan selesai pada pukul 17.25 WIB setelah seluruh korban berhasil diturunkan dari ketinggian.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut, termasuk kemungkinan adanya masalah pada sistem mekanis gondola maupun aspek keselamatan kerja di tengah kondisi cuaca buruk.
![]()
Be the first to comment