Kamis, 29 Oktober 2026
Breaking News
Daerah

Gempa Beruntun Guncang Tanggamus! Puluhan Gempa Susulan Bikin Warga Waswas

Effra S. Husein | | 3 mnt baca
Gempa Beruntun Guncang Tanggamus! Puluhan Gempa Susulan Bikin Warga Waswas
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

TANGGAMUS, BERITANOW.COM – Gempa beruntun di Tanggamus, Lampung, menjadi perhatian setelah wilayah tersebut diguncang sejumlah gempa pada Rabu (28/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 20 aktivitas gempa susulan hingga pukul 16.14 WIB pada hari kejadian. Pada malam harinya, gempa bermagnitudo 3,4 kembali tercatat di wilayah tersebut, sementara perkembangan aktivitas seismik terus menjadi perhatian hingga Kamis (29/10/2026).

Dalam keterangan yang dipublikasikan pada Kamis, BMKG mengonfirmasi dua gempa utama terjadi pada Rabu sore dengan selang waktu sekitar satu menit. Hasil pemutakhiran data menunjukkan gempa pertama bermagnitudo 3,9, sedangkan gempa kedua bermagnitudo 4,1.

Gempa pertama terjadi pada pukul 15.22.47 WIB dengan pusat di darat, sekitar 9 kilometer barat laut Kabupaten Tanggamus, pada kedalaman 4 kilometer. Sementara itu, gempa kedua terjadi pukul 15.23.47 WIB, dengan pusat sekitar 6 kilometer barat laut Tanggamus dan kedalaman 5 kilometer.

BMKG mengategorikan kedua kejadian tersebut sebagai gempa tektonik dangkal yang berkaitan dengan aktivitas sesar aktif.

Gempa Kembali Dirasakan pada Malam Hari

Aktivitas gempa di sekitar Tanggamus tidak berhenti pada dua guncangan sore hari. Data BMKG juga mencatat gempa bermagnitudo 3,4 pada Rabu pukul 18.59.15 WIB.

Gempa tersebut berpusat di darat, sekitar 10 kilometer di utara Tanggamus, dengan kedalaman 4 kilometer. Getarannya dirasakan di Kotaagung, Sumberejo, Ulu Belu, Talang Padang, Pulau Panggung, dan Sukoharjo dengan intensitas II MMI.

Sebelumnya, guncangan pada sore hari dirasakan di Kotaagung dengan intensitas III MMI. Getaran juga dilaporkan dirasakan di Kotabumi, Pringsewu, Ulu Belu, Gisting, Sumberejo, dan Kotaagung Timur dengan intensitas II MMI.

Pada skala III MMI, getaran terasa nyata di dalam rumah, menyerupai sensasi ketika kendaraan berat melintas. Adapun skala II MMI menunjukkan getaran yang dirasakan oleh sebagian orang dan dapat membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

BMKG Catat 20 Gempa Susulan

Berdasarkan pemantauan hingga pukul 16.14 WIB pada Rabu, BMKG mencatat 20 aktivitas gempa susulan setelah rangkaian guncangan utama di Tanggamus.

Angka tersebut merupakan catatan pada waktu pemantauan tertentu, bukan jumlah kumulatif seluruh gempa hingga Kamis. Gempa yang tercatat pada malam hari terjadi setelah batas waktu pencatatan 20 aktivitas susulan tersebut.

Hingga keterangan BMKG mengenai dua gempa utama dipublikasikan, belum ada laporan kerusakan bangunan akibat guncangan tersebut. Informasi mengenai dampak terbaru di lapangan masih perlu dikonfirmasi kepada pihak berwenang setempat.

Warga Diminta Tetap Tenang

Rangkaian gempa yang terjadi dalam waktu berdekatan dapat menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Meski demikian, banyaknya gempa susulan tidak otomatis berarti gempa yang lebih besar akan terjadi.

Masyarakat diimbau tetap tenang, tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi, serta mengikuti perkembangan melalui kanal resmi BMKG dan pemerintah daerah.

Warga yang merasakan guncangan juga disarankan memeriksa kondisi bangunan. Jika ditemukan retakan atau kerusakan yang berpotensi membahayakan, hindari memasuki bangunan tersebut sebelum dinyatakan aman oleh petugas berwenang.

Perkembangan aktivitas gempa di Tanggamus perlu terus dipantau melalui pembaruan resmi BMKG. Informasi mengenai jumlah kumulatif gempa susulan, kondisi warga, dan dampak di lapangan harus mengacu pada data terbaru agar masyarakat memperoleh gambaran situasi yang akurat. (*)

Komentar (0)