Gaza Kembali Jadi Sorotan, Korban Tewas Perang Tembus 74 Ribu
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
GAZA, BERITANOW.Com — Jumlah korban tewas Gaza dalam perang Israel-Hamas telah menembus 74.000 orang. Data Kementerian Kesehatan Gaza yang dikutip Associated Press (AP) mencatat sedikitnya 74.016 warga Palestina meninggal dunia sejak konflik pecah pada Oktober 2023.
Selain korban meninggal, sekitar 175.068 orang dilaporkan mengalami luka-luka. Besarnya angka tersebut menunjukkan dampak konflik yang berkepanjangan terhadap penduduk sipil di Jalur Gaza.
Data korban tewas Gaza juga menunjukkan bahwa kematian masih dilaporkan setelah gencatan senjata diberlakukan. Menurut data otoritas kesehatan Gaza yang dikutip AP, sebanyak 1.145 orang tewas sejak gencatan senjata mulai berlaku pada Oktober 2025.
Gencatan senjata telah mengurangi skala pertempuran dibandingkan periode sebelumnya. Namun, laporan mengenai kekerasan dan serangan masih muncul di sejumlah wilayah. Israel menyatakan sejumlah operasi dilakukan sebagai respons terhadap ancaman atau serangan terhadap pasukannya.
Di sisi lain, kondisi kemanusiaan di Gaza tetap menjadi perhatian masyarakat internasional. Konflik berkepanjangan menyebabkan kerusakan luas terhadap permukiman dan infrastruktur sipil serta menimbulkan kebutuhan besar terhadap layanan kesehatan dan bantuan kemanusiaan.
Kementerian Kesehatan Gaza menjadi salah satu sumber utama pencatatan korban. AP mencatat angka tersebut digunakan oleh badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan sejumlah organisasi internasional, meskipun data korban perang dapat berubah seiring proses identifikasi dan verifikasi.
Jumlah korban tewas Gaza tersebut merupakan akumulasi sejak perang dimulai setelah serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023. Konflik yang berlangsung sejak saat itu telah menyebabkan korban jiwa dalam jumlah besar serta perpindahan penduduk dan kerusakan infrastruktur di Gaza.
Perkembangan jumlah korban dan kondisi warga sipil membuat situasi kemanusiaan di Gaza terus mendapat perhatian internasional. (*)