Empat Hari Berturut-turut Turun, Emas Antam Kini Rp 2,54 Juta per Gram
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
JAKARTA, BERITANOW.COM– Harga emas Antam terkoreksi selama empat hari perdagangan berturut-turut pada pekan terakhir Oktober 2026. Harga emas batangan ukuran 1 gram turun menjadi Rp2.540.000 pada Jumat (23/10/2026) dan bertahan di level tersebut hingga Sabtu (24/10/2026).
Berdasarkan data perdagangan yang dipublikasikan sejumlah media dengan merujuk laman Logam Mulia, harga emas Antam pada Senin (19/10/2026) masih berada di level Rp2.574.000 per gram. Namun, harga mulai melemah pada Selasa (20/10) dan terus mengalami koreksi hingga Jumat. Secara keseluruhan, harga emas turun Rp34.000 per gram dibandingkan posisi awal pekan.
Penurunan berlangsung bertahap. Pada Selasa, harga emas Antam berkurang Rp10.000 menjadi Rp2.564.000 per gram, kemudian turun lagi Rp10.000 menjadi Rp2.554.000 pada Rabu (21/10). Koreksi berlanjut pada Kamis (22/10) sebesar Rp4.000 menjadi Rp2.550.000, sebelum kembali turun Rp10.000 pada Jumat.
Memasuki Sabtu (24/10), harga emas Antam tidak mengalami perubahan dan tetap berada di angka Rp2.540.000 per gram. Level tersebut menjadi harga terendah dalam rangkaian perdagangan pekan itu berdasarkan data yang diberitakan. Pergerakan ini menunjukkan tekanan terhadap harga emas batangan di pasar domestik setelah sempat menguat pada awal pekan.
Harga Buyback Emas Antam Ikut Tertekan
Selain harga jual, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga mengalami penurunan. Pada Sabtu (24/10), harga buyback tercatat Rp2.335.000 per gram, berdasarkan laporan perdagangan yang mengutip data Logam Mulia.
Harga buyback merupakan nilai yang dibayarkan perusahaan ketika konsumen menjual kembali emasnya. Nilai tersebut berbeda dari harga jual emas kepada konsumen sehingga pemilik emas perlu memperhitungkan selisih keduanya sebelum melakukan transaksi.
Pergerakan harga emas dipengaruhi berbagai faktor, termasuk harga emas dunia, nilai tukar, serta sentimen pasar keuangan global. Sejumlah laporan pasar juga menyoroti tekanan terhadap emas internasional di tengah aksi jual aset dan perubahan ekspektasi suku bunga. Namun, faktor-faktor tersebut perlu dibaca sebagai konteks pasar, bukan sebagai satu-satunya penyebab penurunan harga emas Antam.
Bagi masyarakat yang ingin membeli atau menjual emas, perkembangan harga harian penting untuk diperhatikan. Investor juga perlu mempertimbangkan tujuan investasi, jangka waktu kepemilikan, serta selisih harga jual dan buyback sebelum mengambil keputusan.
Harga emas dapat berubah mengikuti kondisi pasar. Karena itu, konsumen sebaiknya memeriksa harga terbaru melalui kanal resmi Logam Mulia sebelum bertransaksi. (*)