Dua Rumah Panggung di Tasikmalaya Ludes Terbakar, Kerugian Rp70 Juta
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
TASIKMALAYA, BERITANOW.COM – Kebakaran dua rumah panggung di Tasikmalaya pada Rabu (21/10/2026) mengakibatkan dua bangunan tempat tinggal hangus terbakar. Total kerugian material akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp70 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kedua bangunan yang sebagian besar terbuat dari kayu itu habis dilalap api, sehingga perabotan rumah tangga, pakaian, dokumen penting, hingga barang dagangan milik korban tidak dapat diselamatkan.
Dua rumah tersebut diketahui milik Kurniasih (61), seorang ibu rumah tangga, dan Sahli (52), yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang keliling. Posisi kedua rumah yang berdekatan membuat api dengan cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya.
Api Diduga Berasal dari Tungku Dapur
Kapolsek Tanjungjaya, Ipda Hendi Herdiansyah, menyampaikan bahwa kebakaran diduga bermula dari tungku kayu bakar atau hawu di dapur rumah Sahli.
Saat kejadian, Sahli sedang meninggalkan rumah untuk menjalankan aktivitasnya sebagai pedagang keliling. Dugaan sementara, api pada tungku belum sepenuhnya padam ketika rumah ditinggalkan.
Kondisi tersebut diduga memicu kebakaran yang kemudian membesar dan menjalar ke rumah Kurniasih yang berada tepat di sebelahnya.
Material bangunan yang didominasi kayu dan papan mempercepat penyebaran api. Angin kencang serta keterbatasan sumber air di sekitar lokasi turut menyulitkan upaya pemadaman.
Warga sempat berusaha menjinakkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya. Namun, api terlanjur membesar hingga kedua rumah beserta isinya tidak dapat diselamatkan.
Kerugian Ditaksir Rp70 Juta
Berdasarkan taksiran sementara, Kurniasih mengalami kerugian sekitar Rp40 juta, sedangkan kerugian yang dialami Sahli mencapai Rp30 juta. Dengan demikian, total kerugian material akibat kebakaran dua rumah panggung tersebut diperkirakan sebesar Rp70 juta.
Setelah menerima laporan, polisi mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi untuk mendukung penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, kedua keluarga yang kehilangan tempat tinggal terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, khususnya yang menggunakan tungku kayu bakar untuk memasak.
Polisi mengimbau warga memastikan seluruh sumber api benar-benar padam sebelum meninggalkan rumah. Langkah sederhana tersebut penting untuk mengurangi risiko kebakaran, terutama pada bangunan berbahan kayu yang mudah terbakar. (*)