Driver Taksi Online Ditusuk di Pamulang, Mobil Toyota Calya Dibawa Kabur
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
TANGERANG SELATAN, BERITANOW.COM – Seorang pengemudi taksi online berinisial AA diduga menjadi korban pencurian dengan kekerasan di kawasan Jalan Alam Segar I, Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, Banten. Peristiwa yang terjadi pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 01.30 WIB tersebut mengakibatkan korban mengalami luka akibat dugaan penganiayaan dan penusukan menggunakan senjata tajam.
Selain mengalami luka di bagian kepala dan tangan, korban juga kehilangan mobil Toyota Calya berwarna hitam keluaran tahun 2025 dengan nomor polisi B 2955 UYZ. Kendaraan tersebut diduga dibawa kabur oleh penumpang yang sebelumnya memesan layanan perjalanan melalui aplikasi.
Kapolsek Pamulang, AKP Galuh Febri Saputra, membenarkan bahwa kepolisian telah menerima laporan masyarakat mengenai dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan tersebut. Petugas kemudian mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) pada Selasa (6/10/2026) dini hari.
Berdasarkan keterangan awal korban kepada polisi, kejadian bermula ketika AA menerima pesanan untuk menjemput dan mengantarkan seorang penumpang dari wilayah Ciledug menuju Pamulang.
Penumpang tersebut diketahui memesan perjalanan melalui aplikasi dengan menggunakan nama akun yang diduga tidak sesuai dengan identitas aslinya. Kepada korban, penumpang itu menyampaikan bahwa pemesanan dilakukan oleh temannya. Pembayaran perjalanan juga disebut akan dilakukan secara tunai.
Kapolsek Pamulang menjelaskan bahwa selama perjalanan, sempat terjadi perselisihan antara pengemudi dan penumpang. Persoalan tersebut berkaitan dengan lokasi tujuan atau titik pemberhentian yang dianggap tidak sesuai dengan peta perjalanan di aplikasi.
Ketika kendaraan tiba di sekitar Jalan Alam Segar I, Pamulang Barat, penumpang turun dengan alasan hendak mengambil uang tunai. Sebelum meninggalkan mobil, penumpang tersebut disebut menitipkan tasnya di dalam kendaraan sebagai jaminan bahwa dirinya akan kembali.
Namun, situasi berubah setelah penumpang kembali masuk ke mobil. Berdasarkan penuturan korban, orang tersebut diduga melakukan kekerasan secara tiba-tiba.
Dalam kejadian tersebut, pelaku diduga mencekik korban serta menyerangnya menggunakan senjata tajam. Serangan itu mengakibatkan AA mengalami luka pada bagian kepala dan tangan.
Korban kemudian disebut ditendang hingga terjatuh keluar dari kendaraan. Setelah pengemudi berada di luar mobil, terduga pelaku membawa kabur Toyota Calya hitam milik korban.
Dalam keadaan terluka dan berlumuran darah, AA berusaha mencari pertolongan dari warga yang berada di sekitar lokasi. Warga kemudian menghubungi kepolisian agar korban segera mendapatkan bantuan.
Setelah menerima pertolongan awal, korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tangerang Selatan untuk menjalani pemeriksaan dan memperoleh penanganan medis.
AKP Galuh Febri Saputra menyampaikan bahwa penanganan medis terhadap korban menjadi salah satu tindak lanjut setelah kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak berwenang.
Dalam proses penyelidikan, petugas kepolisian melakukan pemeriksaan di lokasi yang diduga menjadi tempat terjadinya tindak pidana. Dari pemeriksaan awal tersebut, polisi menemukan satu bilah pisau yang kemudian diamankan karena diduga memiliki keterkaitan dengan peristiwa yang dialami korban.
Penyidik juga meminta keterangan dari AA serta sejumlah saksi yang diperkirakan mengetahui kejadian tersebut. Saksi yang dimintai keterangan antara lain warga di sekitar lokasi dan ketua RT setempat.
Selain mengumpulkan keterangan saksi, polisi menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar tempat kejadian. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap rekaman di sejumlah jalur yang diduga dilewati korban bersama penumpangnya sebelum insiden berlangsung.
Langkah tersebut dilakukan untuk membantu mengungkap identitas terduga pelaku sekaligus menelusuri arah pelariannya setelah kendaraan korban dibawa pergi.
Berdasarkan keterangan awal AA, terduga pelaku merupakan seorang laki-laki berusia muda. Saat kejadian, pria tersebut disebut mengenakan jaket berwarna biru, memakai topi, serta membawa tas ransel.
Meski demikian, identitas lengkap dan keberadaan terduga pelaku belum dipastikan berdasarkan informasi yang tersedia dalam laporan awal tersebut.
Hingga Jumat (9/10/2026), Unit Reserse Kriminal Polsek Pamulang masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus dugaan pembegalan terhadap pengemudi taksi online tersebut.
Polisi berupaya mengidentifikasi dan menemukan orang yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap korban. Penelusuran juga difokuskan pada keberadaan mobil Toyota Calya hitam bernomor polisi B 2955 UYZ yang dilaporkan dibawa kabur.
Pemeriksaan saksi, pengumpulan barang bukti, serta penelusuran rekaman CCTV menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk mendapatkan gambaran lebih lengkap mengenai rangkaian peristiwa tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian karena dugaan kekerasan terjadi ketika pengemudi sedang menjalankan pekerjaan mengantarkan penumpang pada malam hingga dini hari.
Masyarakat yang memiliki informasi relevan mengenai kejadian di Jalan Alam Segar I, Pamulang Barat, atau mengetahui keberadaan kendaraan yang dilaporkan hilang dapat menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian untuk membantu proses penyelidikan.
Polisi masih mendalami perkara tersebut. Oleh karena itu, perkembangan mengenai identitas terduga pelaku, motif kejadian, dan keberadaan kendaraan korban tetap menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.