Dishub DKI Siapkan Rute Alternatif di Enam Kawasan saat Unjuk Rasa
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
JAKARTA, BERITANOW.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menyiapkan rute alternatif unjuk rasa Jakarta di enam kawasan untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada Selasa (20/10/2026). Pengendara diimbau menyesuaikan perjalanan dan menghindari titik aksi apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.
Enam kawasan yang menjadi perhatian meliputi Monas, Tugu Tani, Gedung DPR/MPR RI, UKI Cawang, Bundaran Senayan, dan Rawamangun. Pengaturan lalu lintas disiapkan untuk membantu pengguna jalan mencari jalur lain selama kegiatan berlangsung.
Di kawasan Monas dan Tugu Tani, pengendara dari arah Harmoni, Tanah Abang, maupun Senen dapat menggunakan sejumlah ruas jalan alternatif. Jalur yang disiapkan antara lain Jalan Ir. H. Juanda, Jalan Pos, Jalan Dr. Sutomo, Jalan Gunung Sahari, Jalan Budi Utomo, hingga Jalan Lapangan Banteng.
Pengendara dari Tanah Abang yang menuju Harmoni juga dapat mempertimbangkan Jalan Jatibaru Raya, Jalan Abdul Muis, dan Jalan Majapahit. Sementara itu, pengguna jalan dari kawasan Senen dapat melintasi Jalan Gunung Sahari dan Jalan Budi Utomo untuk menuju kawasan pusat kota.
Alternatif Jalur di Kawasan DPR dan Senayan
Di sekitar Gedung DPR/MPR RI dan Bundaran Senayan, pengendara dari arah Cawang menuju Slipi atau Tomang dapat mempertimbangkan Jalan MT Haryono, Jalan Gatot Subroto, Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Patal Senayan, dan Jalan Tentara Pelajar.
Adapun pengendara dari Blok M menuju Slipi atau Tomang dapat menggunakan Jalan Kyai Maja, Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan Teuku Nyak Arief, dan Jalan Tentara Pelajar.
Untuk perjalanan dari Blok M menuju Harmoni, pengguna jalan dapat mempertimbangkan Jalan Trunojoyo, Jalan Gunawarman, Jalan Senopati, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Kapten Tendean, serta sejumlah ruas jalan lainnya menuju pusat Jakarta.
Rute Alternatif Cawang dan Rawamangun
Di kawasan UKI Cawang, pengendara dari Kramat Jati menuju Tanjung Priok dapat menggunakan Jalan Raya Bogor, Jalan Dewi Sartika, Jalan MT Haryono, dan Jalan DI Panjaitan.
Sementara itu, di Rawamangun, pengendara dari arah Pramuka dapat mempertimbangkan Jalan Pramuka Sari I, Jalan Rawasari Selatan, Jalan H. Ten Raya, Jalan Bangunan Barat, Jalan Kayu Jati Raya, hingga Jalan Pemuda.
Untuk perjalanan dari Rawamangun menuju Pramuka, jalur alternatif yang dapat dipertimbangkan meliputi Jalan Velodrome, Jalan Bangunan Timur, Jalan Bangunan Barat, Jalan H. Ten Raya, dan Jalan Rawasari Selatan.
Pengendara yang melintasi kawasan Sudirman–Thamrin juga diimbau memperhatikan kondisi lalu lintas. Sejumlah ruas jalan di sekitar pusat kota berpotensi mengalami peningkatan kepadatan seiring berlangsungnya kegiatan unjuk rasa.
Dishub mengimbau masyarakat memantau informasi lalu lintas terkini, menyesuaikan waktu perjalanan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Pengguna jalan juga disarankan memanfaatkan aplikasi navigasi untuk mengetahui kondisi lalu lintas sebelum berangkat.
Rekayasa lalu lintas dapat berubah sewaktu-waktu sesuai situasi di lapangan. Karena itu, pengendara diharapkan tetap memperhatikan rambu dan petunjuk petugas selama perjalanan. (*)