Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
JAKARTA, BERITANOW — Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo memastikan penyebab kebakaran KMP Batumandi di perairan Merak, Banten, masih didalami pihak berwenang. ASDP menyatakan akan mengikuti proses pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing instansi dan hanya menyampaikan perkembangan berdasarkan hasil verifikasi lapangan. Hingga Rabu (21/10/2026), belum ada kesimpulan resmi mengenai sumber api maupun faktor yang memicu kebakaran.
Pernyataan Heru menjadi pembaruan dari insiden yang terjadi sehari sebelumnya. KMP Batumandi terbakar ketika mendekati Dermaga VI Pelabuhan Merak setelah bertolak dari Bakauheni. ASDP menyebut percikan api terdeteksi di bagian buritan, tepatnya pada dek atas kendaraan kecil, sekitar pukul 16.15 WIB.
ASDP juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jasa dan pihak yang terdampak. Heru menegaskan keselamatan penumpang dan awak kapal tetap menjadi prioritas utama dalam seluruh proses penanganan. Perusahaan mengatakan seluruh penumpang dan awak berhasil dievakuasi, sementara penanganan pascainsiden masih berlangsung.
Penyebab Belum Bisa Disimpulkan
Keterangan resmi itu sekaligus menegaskan bahwa berbagai informasi awal mengenai titik api belum dapat diperlakukan sebagai penyebab kebakaran. Seorang penumpang sebelumnya mengatakan melihat asap hitam dan mendengar suara ledakan dari sekitar area kendaraan dan cerobong mesin. Kesaksian tersebut penting untuk penyelidikan, tetapi belum merupakan kesimpulan teknis mengenai penyebab insiden.
Polda Banten juga menyatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Berdasarkan manifes, KMP Batumandi mengangkut 420 penumpang dan 89 kendaraan ketika kejadian berlangsung. Seluruh penumpang dinyatakan selamat, meski sejumlah orang harus memperoleh perawatan medis setelah dievakuasi.
Gubernur Banten Andra Soni menyebut 16 penumpang sempat mendapat penanganan medis. Sebanyak 11 orang ditangani di Puskesmas Pulomerak dan lima lainnya di Rumah Sakit Krakatau Medika. Hingga laporan terbaru, tidak ada korban meninggal dalam kebakaran tersebut.
ASDP Mulai Hitung Kerugian Penumpang
Selain menunggu hasil penyelidikan, ASDP mulai bergerak pada tahap pemulihan. Heru bersama Jasa Raharja membuka posko untuk mendata barang berharga milik penumpang yang ikut terbakar. Pendataan tersebut akan digunakan untuk menghitung bentuk tanggungan dan mekanisme penggantian kepada penumpang terdampak.
Polda Banten juga membuka posko kehilangan di Dermaga 6 Pelabuhan Merak. Layanan itu ditujukan bagi penumpang yang kehilangan dokumen atau barang berharga dan membutuhkan surat keterangan untuk pengurusan lebih lanjut. ASDP di sisi lain menyediakan fasilitas pemulangan bagi penumpang menuju sejumlah wilayah, termasuk Jabodetabek.
Update terbaru ini melengkapi laporan BeritaNow sebelumnya yang menyebut 420 penumpang selamat dan 89 kendaraan berada di atas kapal saat kebakaran terjadi. Dalam laporan awal tersebut, dugaan mengenai titik awal kebakaran masih bersifat sementara dan belum bisa dianggap sebagai penyebab pasti. Karena itu, temuan resmi dari pemeriksaan teknis tetap menjadi kunci untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di KMP Batumandi.
Fokus Bergeser ke Investigasi dan Tanggung Jawab
Setelah fase evakuasi berhasil dilalui tanpa korban jiwa, fokus kini bergeser ke dua hal: penyelidikan penyebab dan penyelesaian dampak bagi penumpang. Pemeriksaan perlu memastikan apakah kebakaran berkaitan dengan faktor teknis kapal, kendaraan yang diangkut, sistem kelistrikan, bahan bakar, atau penyebab lain. Semua kemungkinan tersebut masih terbuka dan belum dapat dinyatakan sebagai fakta sebelum ada hasil resmi.
Bagi ASDP, hasil investigasi juga penting untuk evaluasi keselamatan operasional. Jika ditemukan kelemahan teknis atau prosedural, rekomendasi perbaikan dapat menyentuh sistem deteksi api, pemadaman, penataan kendaraan, maupun prosedur evakuasi. Namun sampai penyelidikan selesai, perusahaan maupun aparat belum memberikan kesimpulan mengenai pihak yang bertanggung jawab.
Insiden KMP Batumandi kini memasuki tahap yang lebih menentukan. Keberhasilan menyelamatkan seluruh penumpang menjadi sisi positif, tetapi publik masih menunggu jawaban tentang bagaimana kebakaran bisa terjadi dan bagaimana kerugian penumpang akan diselesaikan. Pernyataan Heru Widodo menegaskan satu hal: penyebab kebakaran belum diketahui, dan kesimpulan harus menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang.(*)