Minggu, 18 Oktober 2026
Breaking News
Nasional

Deretan Tol Baru di Jawa Barat, dari Bogor–Karawang hingga Sukabumi–Padalarang

Effra S. Husein | | 4 mnt baca
Deretan Tol Baru di Jawa Barat, dari Bogor–Karawang hingga Sukabumi–Padalarang
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

JAWA BARAT, BERITANOW.COM – Sejumlah proyek tol baru di Jawa Barat disiapkan untuk memperkuat konektivitas antardaerah, memperlancar distribusi logistik, dan mendukung pertumbuhan ekonomi. Rencana pengembangan ini mencakup ruas Tol Sentul Selatan–Karawang Barat, Tol Bogor–Serpong via Parung, hingga Tol Sukabumi–Ciranjang–Padalarang. Namun, setiap proyek memiliki tahapan persiapan dan realisasi yang berbeda.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan pengembangan sembilan proyek jalan tol secara bertahap dalam periode 2025–2029. Berdasarkan informasi yang dipublikasikan Investasi Jabar pada 11 Maret 2026, total panjang jaringan yang direncanakan mencapai sekitar 266,66 kilometer dengan estimasi investasi Rp134,5 triliun.

Meski demikian, proyek-proyek tersebut memiliki tahapan dan kesiapan berbeda. Sebagian masih dalam perencanaan atau persiapan, sehingga target pembangunan dan pengoperasiannya perlu disesuaikan dengan perkembangan terbaru.

1. Tol Sentul Selatan–Karawang Barat

Jalan Tol Sentul Selatan–Karawang Barat direncanakan menjadi bagian dari jaringan Jakarta Outer Ring Road (JORR) III. Ruas ini diproyeksikan menghubungkan kawasan Bogor dengan wilayah Bekasi hingga Karawang.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum, proyek tersebut memiliki indikasi nilai investasi Rp34,75 triliun. Panjangnya tercatat sekitar 60,36 kilometer dalam deskripsi proyek.

Tol ini dirancang terhubung dengan jaringan tol lain, termasuk Bogor Ring Road serta ruas Jakarta–Cikampek. Kehadirannya diharapkan memperkuat akses menuju kawasan industri di koridor Bekasi–Karawang.

Namun, proyek ini belum dapat dipastikan memasuki tahap konstruksi sesuai jadwal awal. Catatan resmi Kementerian PU pada Agustus 2026 masih menunjukkan adanya persoalan administratif terkait status pemrakarsa yang perlu ditindaklanjuti.

2. Tol Bogor–Serpong via Parung

Proyek Tol Bogor–Serpong via Parung juga masuk dalam pengembangan jaringan JORR III.

Ruas ini direncanakan meningkatkan konektivitas Bogor dengan Tangerang Selatan melalui kawasan Parung. Jika terealisasi, jalan tol tersebut berpotensi memberikan alternatif perjalanan bagi masyarakat yang selama ini mengandalkan jalan arteri untuk menuju kawasan Tangerang Selatan dan sekitarnya.

Data Sistem Informasi Proyek Prakarsa Jalan Tol Kementerian PU mencantumkan panjang proyek sekitar 31,12 kilometer. Meski demikian, status rencana tersebut tidak boleh disamakan dengan pembangunan fisik yang telah berjalan.

3. Tol Sukabumi–Ciranjang

Tol Sukabumi–Ciranjang direncanakan menjadi bagian dari koridor yang menghubungkan kawasan Sukabumi dengan Cianjur dan selanjutnya menuju Bandung Raya.

Proyek ini diharapkan memperbaiki akses perjalanan antardaerah sekaligus mendukung pergerakan barang dan jasa di wilayah selatan Jawa Barat.

Dalam publikasi Investasi Jabar, ruas Sukabumi–Ciranjang disebut memiliki panjang sekitar 28,80 kilometer, dengan estimasi investasi Rp9,4 triliun untuk koridor Sukabumi–Ciranjang–Padalarang.

Realisasinya tetap bergantung pada tahapan persiapan dan pelaksanaan proyek yang ditetapkan pemerintah.

4. Tol Ciranjang–Padalarang

Tol Ciranjang–Padalarang direncanakan melanjutkan koridor dari Sukabumi dan Cianjur menuju Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum, ruas ini memiliki panjang sekitar 27,80 kilometer dengan indikasi nilai investasi sekitar Rp7,79 triliun.

Data proyek pemerintah mencantumkan rencana konstruksi pada Januari 2027 hingga Juni 2029. Sementara itu, periode operasi direncanakan mulai Oktober 2029. Jadwal tersebut merupakan linimasa proyek dan masih perlu dilihat perkembangannya menjelang pelaksanaan.

Jika terealisasi, tol ini dapat memperkuat hubungan transportasi antara kawasan Sukabumi, Cianjur, dan Bandung Raya.

5. Tol Ciawi–Sukabumi, Pembangunan Masih Berlanjut

Berbeda dengan sejumlah ruas yang masih berada dalam tahap perencanaan, pembangunan Tol Ciawi–Sukabumi atau Bocimi telah berlangsung secara bertahap.

Kementerian PU pada 15 Juni 2026 melaporkan bahwa pembangunan Seksi 3, yang menghubungkan Cibadak hingga Sukabumi Barat, masih berlangsung. Saat itu, progres konstruksi tercatat mencapai 81,49 persen, dengan penyelesaian ditargetkan pada paruh kedua 2027.

Tol Bocimi merupakan bagian penting dari pengembangan konektivitas Bogor dan Sukabumi. Jika seluruh seksi selesai, akses perjalanan menuju wilayah Sukabumi diharapkan menjadi lebih mudah dibandingkan perjalanan yang sepenuhnya mengandalkan jalan arteri.

Dorong Konektivitas dan Distribusi Logistik

Pengembangan jaringan jalan tol di Jawa Barat ditujukan untuk meningkatkan efisiensi perjalanan, memperkuat konektivitas kawasan industri, dan membuka akses antardaerah.

Tol Sentul Selatan–Karawang Barat berpotensi memperkuat hubungan dengan kawasan industri di bagian utara Jawa Barat. Sementara itu, koridor Sukabumi–Ciranjang–Padalarang diarahkan untuk meningkatkan konektivitas wilayah selatan dengan kawasan Bandung Raya.

Meski demikian, rencana pembangunan perlu dibedakan dari proyek yang sudah memasuki tahap konstruksi. Informasi mengenai nilai investasi, jadwal pengerjaan, dan target operasi juga perlu diperbarui berdasarkan pengumuman resmi pemerintah.

Dengan demikian, perkembangan proyek-proyek tol tersebut perlu terus dipantau untuk mengetahui ruas mana yang benar-benar memasuki tahap pembangunan dan kapan masyarakat dapat memanfaatkannya.

Komentar (0)