Sabtu, 07 November 2026
Breaking News
Daerah

Dahsyat! Ledakan Gas di Kebon Jeruk Lukai 12 Orang, 10 Rumah Rusak

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
Dahsyat! Ledakan Gas di Kebon Jeruk Lukai 12 Orang, 10 Rumah Rusak
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW.COM – Peristiwa ledakan gas Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menyebabkan 12 orang mengalami luka-luka dan 10 rumah warga mengalami kerusakan. Ledakan yang terjadi di kawasan Duri Kepa tersebut mengakibatkan sejumlah bangunan rusak, bahkan beberapa warga harus mendapatkan perawatan medis akibat luka yang diderita.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, kerusakan bangunan terdiri atas empat rumah rusak berat dan lima rumah rusak ringan. Ledakan tersebut juga berdampak terhadap 10 kepala keluarga (KK) atau 22 jiwa.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menjelaskan, ledakan terjadi sekitar pukul 04.20 WIB. Dugaan sementara, insiden bermula ketika seorang warga hendak menyalakan kompor di rumahnya.

Saat kompor dinyalakan, diduga terjadi kebocoran gas LPG yang kemudian memicu ledakan. Kuatnya ledakan membuat sejumlah bagian bangunan di sekitar lokasi mengalami kerusakan.

Sejumlah korban mengalami luka bakar dan luka akibat tertimpa material bangunan. Para korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di sejumlah rumah sakit.

Kerugian Ditaksir Rp400 Juta

Dampak ledakan tidak hanya menimbulkan korban luka, tetapi juga menyebabkan kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp400 juta.

Sebanyak delapan kepala keluarga atau 20 jiwa terpaksa mengungsi di Aula Masjid Nurul Iman karena rumah mereka belum dapat ditempati.

BPBD DKI Jakarta bersama sejumlah instansi terkait telah melakukan pendataan dan penanganan di lokasi kejadian. Bantuan logistik juga disalurkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak.

Penanganan melibatkan unsur BPBD, pemadam kebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Palang Merah Indonesia, serta aparat kewilayahan.

Sementara itu, kepolisian masih mendalami penyebab pasti ledakan. Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) juga telah mendatangi tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan barang bukti, termasuk tabung gas yang diduga menjadi sumber ledakan.

Peristiwa ini menjadi perhatian warga sekitar mengingat kuatnya ledakan yang terjadi saat sebagian besar penghuni rumah masih terlelap. (*)

Komentar (0)