Rabu, 21 Oktober 2026
Breaking News
Olahraga

Cristiano Ronaldo Didenda Rp5,1 Juta dan Diskors 30 Hari, Ini Penyebabnya

Tajusa, M. | | 3 mnt baca
Cristiano Ronaldo Didenda Rp5,1 Juta dan Diskors 30 Hari, Ini Penyebabnya
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW.COM – Cristiano Ronaldo mendapat sanksi disiplin dari Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) setelah meninggalkan pemusatan latihan tim nasional di tengah rangkaian pertandingan UEFA Nations League. Keputusan yang diumumkan pada Senin (19/10/2026) tersebut menjatuhkan hukuman skorsing selama 30 hari dan denda sebesar 255 euro atau sekitar Rp5,1 juta.

Sanksi terhadap kapten Timnas Portugal itu berkaitan dengan tindakannya meninggalkan skuad di Kopenhagen, Denmark, pada 30 September 2026. Keputusan tersebut terjadi setelah Ronaldo mengalami perselisihan dengan pelatih Portugal, Jorge Jesus, mengenai perannya dalam tim dan kesempatan memperoleh waktu bermain.

Meski mendapat hukuman, Ronaldo diperkirakan sudah dapat kembali memperkuat Portugal pada pertandingan internasional November mendatang. Berdasarkan laporan AFP, masa hukuman tersebut dihitung sejak pertandingan melawan Denmark pada 1 Oktober sehingga diperkirakan berakhir sebelum Portugal menghadapi Denmark dan Wales pada November.

Kronologi Cristiano Ronaldo Meninggalkan Timnas Portugal

Perselisihan Ronaldo dengan Jorge Jesus bermula ketika Portugal menghadapi Norwegia dalam pertandingan UEFA Nations League pada 27 September 2026. Dalam pertandingan tersebut, Ronaldo sempat melakukan pemanasan sebagai pemain pengganti, tetapi akhirnya tidak dimainkan.

Ronaldo mengaku kecewa karena merasa telah mendapat harapan mengenai kesempatan bermain. Ia menyebut dirinya sempat diminta bersiap untuk tampil selama sekitar 30 menit dalam pertandingan tersebut.

Namun, kesempatan itu tidak kunjung diberikan hingga pertandingan berakhir. Situasi tersebut kemudian memengaruhi hubungannya dengan pelatih, terutama setelah Ronaldo mengetahui dirinya tidak masuk dalam rencana pemain inti untuk laga berikutnya melawan Denmark.

Ronaldo akhirnya meninggalkan pemusatan latihan Portugal pada 30 September, sehari sebelum pertandingan melawan Denmark. Tindakannya itu kemudian diproses sebagai pelanggaran disiplin oleh federasi sepak bola Portugal.

Perlu dicatat, persoalan mengenai adanya janji waktu bermain berasal dari penjelasan Ronaldo. Jorge Jesus sendiri membantah adanya kesepakatan seperti yang disampaikan sang pemain.

FPF Jatuhkan Skorsing 30 Hari dan Denda 255 Euro

Setelah melakukan proses disiplin, FPF menjatuhkan hukuman kepada Ronaldo berupa larangan beraktivitas selama 30 hari serta denda sebesar 255 euro.

Keputusan tersebut didasarkan pada ketentuan disiplin federasi yang mengatur pemain yang meninggalkan atau tidak menghadiri kegiatan tim nasional tanpa alasan yang dapat dibenarkan.

Hukuman tersebut menjadi tindak lanjut atas tindakan Ronaldo meninggalkan skuad ketika Portugal sedang menjalani agenda internasional. Sebelumnya, sang pemain juga telah menyatakan kesediaannya menerima konsekuensi dari keputusan yang diambilnya.

Dalam penetapan sanksi, federasi mempertimbangkan pernyataan penyesalan Ronaldo atas tindakannya. Hukuman yang dijatuhkan merupakan batas minimum skorsing yang disebutkan dalam ketentuan terkait pelanggaran tersebut.

Besaran denda 255 euro setara dengan sekitar Rp1,4 juta berdasarkan perkiraan kurs Rp5.660 per euro. Nilai rupiah tersebut merupakan estimasi konversi dan dapat berubah mengikuti kurs yang berlaku.

Ronaldo Mengakui Kesalahan dan Menyampaikan Penyesalan

Setelah insiden tersebut menjadi perhatian publik, Ronaldo menyampaikan permohonan maaf kepada rekan-rekan setim dan pendukung Portugal. Ia juga menyatakan menerima keputusan federasi dan bersedia menjalani hukuman yang ditetapkan.

Sikap tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam proses penentuan sanksi. Ronaldo mengakui bahwa meninggalkan pemusatan latihan bukanlah tindakan yang tepat, meskipun ia memiliki kekecewaan terkait situasi yang dihadapinya di dalam tim.

Di tengah persoalan tersebut, Ronaldo juga menegaskan bahwa dirinya masih memiliki keinginan untuk membela tim nasional Portugal. Ia tidak menyatakan akan mengakhiri karier internasionalnya akibat perselisihan dengan pelatih.

Sementara itu, Presiden FPF Pedro Proenca tetap membuka peluang bagi Ronaldo untuk kembali bergabung dengan tim nasional setelah persoalan tersebut diselesaikan. Ronaldo masih dipandang sebagai sosok penting dalam perjalanan sepak bola Portugal.

Komentar (0)