Cegah Tawuran, Kolong Flyover Kampung Melayu Disulap Jadi Arena Tinju
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
JAKARTA, BERITANOW.COM — Ring tinju Kampung Melayu disiapkan sebagai ruang olahraga sekaligus sarana pembinaan generasi muda di Jakarta Timur. Pemerintah Kota Jakarta Timur berharap keberadaan fasilitas ini dapat mengalihkan energi anak muda ke kegiatan produktif dan membantu menekan potensi tawuran yang selama ini menjadi persoalan di kawasan tersebut.
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin meninjau perkembangan pembangunan sasana tinju di kolong Flyover Kampung Melayu, Kelurahan Balimester, Kecamatan Jatinegara, pada Senin (26/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas sebelum diresmikan dan digunakan masyarakat.
Munjirin menyebut pembangunan dua ring tinju di lokasi tersebut secara umum telah rampung. Namun, sejumlah pekerjaan penyempurnaan masih perlu diselesaikan agar kawasan latihan lebih nyaman dan layak digunakan.
Beberapa pekerjaan yang menjadi perhatian meliputi pengaspalan akses masuk, pemangkasan pohon, serta pengecatan bangunan bekas tempat penampungan sampah sementara (TPS).
Menurut Munjirin, fasilitas olahraga ini diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berlatih, tetapi juga ruang berkumpul yang mampu memperkuat hubungan antarpemuda di lingkungan sekitar.
Dorong Anak Muda Menyalurkan Bakat
Pemkot Jakarta Timur membuka peluang bagi masyarakat untuk memberikan masukan terkait kebutuhan fasilitas pendukung. Dengan demikian, pengembangan sasana dapat dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan komunitas yang akan menggunakannya.
Sasaran pemanfaatan fasilitas ini mencakup anak muda dari Kampung Melayu dan Balimester, serta sejumlah wilayah di sekitarnya, termasuk Bidara Cina, Cipinang Cempedak, Cipinang Besar Utara, dan Cipinang Besar Selatan.
Selain menyediakan tempat latihan, keberadaan sasana tinju diharapkan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan minat dan kemampuan olahraga secara terarah.
Pendekatan ini menjadi penting karena penanganan tawuran tidak cukup hanya mengandalkan tindakan keamanan. Anak muda juga membutuhkan ruang aktivitas, pembinaan, dan kesempatan untuk menyalurkan energi secara positif.
Kawasan Flyover Ditata Kembali
Penataan kawasan tidak berhenti pada pembangunan ring tinju. Pemkot Jakarta Timur juga berencana mengalihfungsikan bangunan bekas TPS menjadi posko Jaga Jakarta untuk mendukung kegiatan pengamanan dan pelayanan masyarakat.
Sampah yang masih tersisa di lokasi tersebut akan dialihkan ke tempat penampungan lain agar area sekitar sasana lebih tertata.
Pembangunan fasilitas olahraga ini didukung melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). Pemerintah kota juga berencana melengkapi kebutuhan sarana secara bertahap berdasarkan evaluasi dan masukan komunitas pengguna.
Keberhasilan program ini nantinya tidak hanya ditentukan oleh keberadaan dua ring tinju, tetapi juga oleh konsistensi pengelolaan, ketersediaan pelatih, jadwal latihan yang teratur, serta keterlibatan masyarakat.
Jika dikelola secara berkelanjutan, kolong Flyover Kampung Melayu berpeluang berkembang menjadi ruang pembinaan olahraga sekaligus tempat mempererat hubungan sosial warga.
Upaya tersebut diharapkan memberikan pilihan kegiatan yang lebih produktif bagi generasi muda dan membantu membangun lingkungan yang aman, tertib, serta bebas dari tawuran. (*)