CCTV Diburu, Polisi Ungkap Arah Penyelidikan Kebakaran Suryakencana Bogor
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
BOGOR, BERITANOW.COM — Kebakaran Suryakencana Bogor yang melanda tiga rumah toko (ruko) pada Minggu (25/10/2026) dini hari kini memasuki tahap penyelidikan kepolisian. Rekaman kamera pengawas atau CCTV telah diamankan untuk membantu mengungkap rangkaian kejadian sebelum api membesar. Polisi juga menelusuri informasi mengenai aktivitas sekelompok pemuda di sekitar lokasi yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Kapolsek Bogor Tengah Kompol Agus Kukyt Pramos menyatakan bahwa penyebab kebakaran masih didalami oleh penyidik Satreskrim Polresta Bogor Kota. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan petunjuk, serta meminta keterangan sejumlah saksi. Langkah tersebut diperlukan untuk memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai awal mula kebakaran.
Rekaman CCTV Ditelusuri, Dugaan Penyebab Belum Terbukti
Informasi mengenai sekelompok pemuda yang diduga berada di sekitar lokasi sebelum kebakaran mencuat melalui media sosial. Sejumlah unggahan mengaitkan aktivitas mereka dengan kemungkinan pemicu munculnya api, tetapi dugaan tersebut belum terbukti secara hukum. Karena itu, polisi masih perlu mencocokkan informasi yang beredar dengan keterangan saksi dan bukti yang ditemukan di lapangan.
Rekaman CCTV menjadi salah satu petunjuk yang dapat membantu penyidik menyusun kronologi kejadian. Melalui pemeriksaan rekaman tersebut, polisi dapat menelusuri aktivitas di sekitar lokasi dalam rentang waktu yang relevan sebelum kebakaran terjadi. Namun, hasil pemeriksaan CCTV belum dapat dinyatakan mengungkap penyebab kebakaran sebelum ada keterangan resmi dari kepolisian.
Korsleting Listrik Juga Menjadi Dugaan Awal
Sebelumnya, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyampaikan dugaan awal bahwa kebakaran berkaitan dengan instalasi listrik yang sudah tua dan kurang terawat. Ia juga menyoroti keberadaan barang-barang yang mudah terbakar di dalam ruko, termasuk baterai sepeda listrik, mainan, dan perlengkapan alat tulis. Kondisi tersebut diduga mempercepat penyebaran api setelah kebakaran terjadi.
Sebanyak 15 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani insiden tersebut. Api membakar tiga ruko yang digunakan sebagai toko sepeda, mainan, dan alat tulis, sementara bangunan di sekitarnya turut terdampak. Penanganan berlangsung selama berjam-jam sebelum petugas menyelesaikan pemadaman dan melakukan pendinginan.
Polisi Belum Menyimpulkan Penyebab Kebakaran
Hingga perkembangan terakhir yang diberitakan pada Minggu (25/10/2026), polisi belum mengumumkan kesimpulan final mengenai penyebab kebakaran Suryakencana Bogor. Belum ada konfirmasi dalam sumber yang diperiksa mengenai penetapan tersangka ataupun hasil akhir pemeriksaan CCTV. Oleh sebab itu, dugaan korsleting listrik maupun keterlibatan kelompok pemuda tetap harus ditempatkan sebagai informasi yang belum menjadi kesimpulan penyelidikan.
Masyarakat diharapkan tidak terburu-buru menyebarkan tuduhan sebelum aparat menyampaikan hasil pemeriksaan secara resmi. Perkembangan penyelidikan selanjutnya akan menjadi penting untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di ruang publik. (*)