Rabu, 07 Oktober 2026
Breaking News
Daerah

Bukan Penumpang, Perempuan Ini Diduga Tusuk Sopir Taksi Listrik di Jakut

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
Bukan Penumpang, Perempuan Ini Diduga Tusuk Sopir Taksi Listrik di Jakut
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

JAKARTA, BERITANOW.COM — Kasus sopir taksi listrik ditusuk terjadi di kawasan Pademangan, Jakarta Utara. Korban berinisial MUK diserang saat sedang beristirahat di dalam kendaraannya pada Selasa (6/10/2026) sore.

Polisi telah mengamankan seorang perempuan berinisial MS (26) yang diduga melakukan penyerangan. Peristiwa tersebut terjadi di sekitar kawasan Golf Kemayoran, Pademangan, Jakarta Utara.

Saat kejadian, korban diketahui sedang berada di dalam taksi listrik yang diparkir. Korban kemudian didatangi pelaku yang membuka pintu kendaraan sebelum melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan medis. Hingga Rabu (7/10/2026), korban masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Pelaku Bukan Penumpang

Kapolsek Pademangan AKP Daniel Dirgala mengatakan perempuan yang diamankan polisi bukan penumpang taksi listrik yang digunakan korban.

Keterangan tersebut menjadi salah satu fakta penting yang tengah didalami penyidik. Polisi masih berusaha mengungkap alasan pelaku mendatangi kendaraan korban hingga kemudian terjadi penyerangan.

Pelaku telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui atau berada di sekitar lokasi ketika kejadian berlangsung.

Hingga kini, hubungan antara korban dan pelaku belum dijelaskan secara rinci oleh kepolisian. Polisi juga belum menyampaikan kesimpulan mengenai motif penyerangan.

Motif Masih Didalami

Kasus sopir taksi listrik ditusuk tersebut masih dalam penanganan Polsek Pademangan. Penyidik masih mengumpulkan keterangan untuk menyusun rangkaian kejadian secara utuh.

Polisi perlu mendapatkan keterangan dari korban untuk memperjelas situasi sebelum penyerangan. Kondisi korban yang masih menjalani perawatan menjadi salah satu pertimbangan dalam proses pemeriksaan.

Selain memeriksa korban dan pelaku, polisi juga mendalami keterangan saksi serta barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Belum ada keterangan resmi yang menyimpulkan alasan MS melakukan penyerangan terhadap MUK. Karena itu, polisi masih berhati-hati dalam mengungkap motif sebelum seluruh proses pemeriksaan selesai.

Masyarakat juga diimbau tidak membuat kesimpulan sendiri mengenai latar belakang kasus tersebut. Informasi mengenai motif maupun hubungan antara korban dan pelaku masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Polsek Pademangan selanjutnya akan menentukan langkah hukum terhadap pelaku berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang telah dikumpulkan. (*)

Komentar (0)