Jumat, 06 November 2026
Breaking News
Daerah

Bocah 4 Tahun Tewas Ditabrak Fortuner Saat Bermain Sepeda di Bandung

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
Bocah 4 Tahun Tewas Ditabrak Fortuner Saat Bermain Sepeda di Bandung
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

BANDUNG, BERITANOW.COM – Kecelakaan maut yang melibatkan mobil Toyota Fortuner dan seorang anak berusia empat tahun terjadi di Desa Biru, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Rabu (4/11/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Bocah 4 tahun tewas ditabrak Fortuner saat sedang bermain sepeda di lingkungan tempat tinggalnya.

Peristiwa tragis tersebut terjadi ketika Toyota Fortuner melaju dan melakukan manuver berbelok ke kiri. Pada saat bersamaan, korban yang sedang bermain sepeda berada di sekitar jalur kendaraan tersebut.

Benturan tidak dapat dihindari hingga menyebabkan korban mengalami luka fatal. Anak berusia empat tahun tersebut akhirnya meninggal dunia akibat kecelakaan itu.

Berdasarkan dugaan awal kepolisian, kecelakaan terjadi karena pengemudi kendaraan kurang berhati-hati saat melakukan manuver. Pengemudi diduga tidak memperhatikan kondisi di sekitar kendaraan, termasuk keberadaan anak yang sedang bermain sepeda.

Keterangan kepolisian yang disampaikan pada Kamis (5/11/2026) menyebutkan bahwa faktor kurangnya kehati-hatian pengemudi menjadi salah satu dugaan penyebab kecelakaan tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian terhadap keselamatan pengguna jalan, khususnya di kawasan permukiman. Pengendara kendaraan bermotor perlu meningkatkan kewaspadaan dan mengurangi kecepatan ketika melintasi jalan lingkungan yang berpotensi menjadi tempat aktivitas anak-anak.

Anak-anak yang bermain di sekitar jalan memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan lalu lintas. Karena itu, pengemudi harus memastikan kondisi sekitar kendaraan aman sebelum melakukan manuver, terutama ketika berbelok atau melintasi area dengan jarak pandang terbatas.

Kecelakaan yang merenggut nyawa bocah tersebut menjadi pengingat bahwa kelalaian di jalan dapat berakibat fatal. Keselamatan harus menjadi prioritas setiap pengguna jalan agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi. (*)

Komentar (0)