Jumat, 25 September 2026
Breaking News
Olahraga

Belanda vs Jerman: Dua Era Baru, Satu Poin di Amsterdam

Riskal Arief | | 3 mnt baca
Belanda vs Jerman: Dua Era Baru, Satu Poin di Amsterdam
Bagikan:

Gabung Di Kanal Whatsapp KLIK DISINI

Belanda dan Jerman mengawali perjalanan mereka di UEFA Nations League 2026/2027 dengan hasil imbang 1-1 di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Kamis (24/9/2026). Felix Nmecha membawa Jerman unggul lebih dulu, tetapi Cody Gakpo menyelamatkan Belanda melalui gol pada masa tambahan waktu.

Hasil tersebut sekaligus menandai pertandingan pertama Xavi Hernández sebagai pelatih Belanda dan Jürgen Klopp sebagai pelatih Jerman. Dua nama besar dengan latar belakang berbeda itu langsung berhadapan dalam laga yang memperlihatkan bahwa membangun tim nasional membutuhkan lebih dari sekadar reputasi pelatih.

Jerman Lebih Dulu Menemukan Celah

Belanda sebenarnya sempat mencetak gol melalui Virgil van Dijk pada babak pertama, tetapi dianulir setelah pemeriksaan VAR. Jerman kemudian memanfaatkan sebuah situasi yang berkembang dari sisi kanan serangan.

Karim Adeyemi terus melanjutkan permainan ketika Brian Brobbey terjatuh akibat masalah pada hamstring. Bola akhirnya sampai kepada Nmecha yang menyelesaikan peluang dari jarak dekat pada menit ke-32.

Keunggulan tersebut membuat Jerman memasuki paruh kedua dengan keuntungan. Namun, pertandingan kemudian berubah arah.

Tekanan Belanda Meningkat

Selepas jeda, Belanda lebih sering mengancam pertahanan Jerman. Beberapa peluang terbuka, termasuk kesempatan emas Mexx Meerdink yang gagal diselesaikan meski berada dalam posisi sangat dekat dengan gawang.

Kiper Jerman Marc-André ter Stegen juga beberapa kali menjadi penghalang. Salah satu penyelamatannya menggagalkan tembakan Meerdink yang mengarah ke tiang dekat.

Statistik pertandingan menunjukkan tekanan tersebut. Belanda melepaskan 17 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran, sedangkan Jerman mencatat sembilan tembakan.

Namun dominasi peluang tidak otomatis menghasilkan kemenangan. Waktu terus berjalan dan Jerman tampak mampu mempertahankan keunggulannya.

Gakpo Mengubah Akhir Pertandingan

Situasi berubah pada menit ke-92. Ruben van Bommel mengirimkan umpan silang ke area belakang pertahanan Jerman. Gakpo datang menyambut bola tersebut dan melepaskan tendangan voli yang tidak mampu dihentikan ter Stegen.

Skor menjadi 1-1. Gol tersebut bukan sekadar mengubah angka di papan skor. Belanda berhasil menghindari kekalahan dalam pertandingan yang sepanjang babak kedua lebih banyak menempatkan Jerman dalam posisi bertahan.

Dua Pelatih, Dua Pekerjaan Besar

Bagi Klopp, hasil ini memberikan gambaran awal mengenai pekerjaan yang harus dilakukan bersama Jerman. Timnya mampu menciptakan keunggulan dan bertahan cukup lama, tetapi gagal mempertahankan hasil sampai peluit akhir.

Sementara bagi Xavi, pertandingan memberikan tanda bahwa Belanda memiliki kemampuan untuk meningkatkan tekanan setelah tertinggal. Namun efektivitas penyelesaian peluang masih menjadi persoalan.

Kedua pelatih juga harus memperhatikan kondisi pemain. Brobbey keluar sebelum turun minum karena cedera yang diduga berkaitan dengan hamstring. Di kubu Jerman, perhatian juga tertuju pada kondisi Kai Havertz dan Jamal Musiala yang dilaporkan masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil 1-1 membuat Belanda dan Jerman sama-sama mengantongi satu poin. Di pertandingan pembuka ini, belum ada pihak yang mendapatkan jawaban lengkap tentang arah baru timnya.

Tetapi justru di situlah menariknya laga Amsterdam tersebut. Dua tim besar datang dengan pelatih baru dan meninggalkan lapangan dengan pekerjaan rumah yang berbeda. Jerman perlu menjaga keunggulan, sedangkan Belanda perlu mengubah tekanan menjadi gol lebih cepat.(*)

Komentar (0)