Baru 20 Menit Mengudara, Pesawat Jatuh dan Dua Nyawa Melayang
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
GLASGOW, BERITANOW — Sebuah penerbangan dengan pesawat ringan di Skotlandia berakhir tragis hanya sekitar 20 menit setelah lepas landas. Seorang remaja laki-laki berusia 16 tahun dan pria berusia 80 tahun tewas setelah pesawat yang mereka tumpangi jatuh di kawasan pedesaan dekat Drymen, Stirlingshire, Jumat (16/10/2026). Kedua korban dinyatakan meninggal di lokasi ketika layanan darurat tiba.
Pesawat tersebut dilaporkan merupakan Piper Tomahawk II dengan registrasi G-LFSU. Pesawat berangkat dari Glasgow Airport sekitar pukul 16.17 waktu setempat dan berhenti mengirimkan sinyal sekitar pukul 16.37, beberapa kilometer di timur laut Drymen. Polisi menerima laporan mengenai kecelakaan sekitar pukul 16.45.
Penerbangan Berakhir di Pedesaan Drymen
Lokasi jatuhnya pesawat berada di kawasan pedesaan yang relatif sulit dijangkau. Petugas kepolisian dan layanan darurat menuju lokasi setelah laporan diterima, tetapi nyawa kedua penumpang tidak dapat diselamatkan. Keluarga korban telah diberi tahu mengenai kejadian tersebut.
Drymen merupakan sebuah desa di Stirlingshire, tidak jauh dari kawasan Loch Lomond dan sekitar 20 mil dari Glasgow. Warga setempat melaporkan aktivitas layanan darurat dalam jumlah besar setelah kecelakaan terjadi. Kawasan yang biasanya tenang itu kemudian berubah menjadi lokasi penyelidikan kecelakaan udara.
Belum ada penjelasan resmi mengenai penyebab pesawat kehilangan kontak sebelum jatuh. Informasi yang tersedia sejauh ini hanya menunjukkan rentang waktu antara lepas landas, hilangnya transmisi pesawat, dan laporan kecelakaan. Karena itu, dugaan mengenai kerusakan teknis, cuaca, atau faktor manusia belum dapat dianggap sebagai penyebab sebelum hasil penyelidikan diumumkan.
Penyelidik Udara Turun ke Lokasi
Air Accidents Investigation Branch (AAIB), lembaga Inggris yang menyelidiki kecelakaan penerbangan sipil, telah mengirim tim ke lokasi. Para penyelidik akan mengumpulkan bukti, memeriksa kondisi pesawat, dan menelusuri rangkaian kejadian sebelum kecelakaan. Proses tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan faktor yang menyebabkan pesawat jatuh.
Polisi juga memberlakukan pembatasan sementara ruang udara di sekitar Drymen untuk mendukung proses investigasi. Pembatasan tersebut mencakup penerbangan drone dan diperkirakan tetap berlaku selama penyelidik masih membutuhkan area yang steril. Kepolisian mengingatkan bahwa menerbangkan drone di wilayah yang sedang dibatasi dapat menjadi pelanggaran hukum.
Kecelakaan pesawat di Skotlandia ini kini meninggalkan dua pertanyaan besar: apa yang terjadi dalam sekitar 20 menit setelah pesawat meninggalkan Glasgow, dan mengapa penerbangan itu berakhir di pedesaan dekat Drymen. Jawaban atas pertanyaan tersebut belum tersedia dan sepenuhnya bergantung pada hasil pemeriksaan AAIB. Sampai penyelidikan selesai, kronologi penerbangan menjadi fakta paling jelas yang tersedia, sementara penyebab tragedi masih harus menunggu bukti.(*)