Banjir dan Longsor Lumajang Tewaskan Dua Orang, 1.567 KK Terdampak
Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI
JAKARTA, BERITANOW.COM – Bencana banjir dan longsor Lumajang, Jawa Timur, menewaskan dua orang dan berdampak terhadap 1.567 kepala keluarga (KK). Selain korban jiwa, BNPB mencatat 13 rumah mengalami kerusakan akibat rangkaian bencana hidrometeorologi tersebut.
Dua korban meninggal dunia merupakan ayah dan anak yang tertimbun longsor di Dusun Jonggrang, Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo, pada Sabtu (31/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB. Longsor diduga dipicu hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam.
Berdasarkan pendataan BNPB hingga Selasa (3/11/2026), bencana berdampak terhadap warga di tiga kecamatan, yakni Pasirian, Jatiroto, dan Tempursari, yang mencakup delapan desa.
Selain permukiman, bencana juga mengganggu akses transportasi, jaringan listrik, dan lahan pertanian masyarakat.
Tim Reaksi Cepat BPBD bersama unsur terkait telah melakukan pendataan, penanganan darurat, serta penyaluran bantuan kepada warga terdampak. Petugas juga berupaya memulihkan akses jalan yang sempat terputus akibat material longsor.
BNPB mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar aliran sungai dan kawasan rawan bencana, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir dan longsor susulan.
Warga juga diminta menghindari aliran sungai yang berpotensi dilalui banjir lahar dingin serta mengikuti arahan petugas dan informasi resmi pemerintah. (*)