Atap Kantor UPTD KB Banggae Timur Terbang Diterjang Angin Kencang, Timpa Kendaraan Warga

Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pada Selasa siang (6/1/2026). Kondisi tersebut menyebabkan kerusakan parah pada salah satu fasilitas pemerintah, yakni Kantor UPTD Keluarga Berencana (KB) Kecamatan Banggae Timur.

Terjangan angin yang kuat mengakibatkan atap beserta rangka bangunan kantor terlepas dan terhempas hingga menimpa sebuah kendaraan milik warga yang tengah melintas di jalan. Kejadian ini berlangsung di kawasan perkantoran yang berada tak jauh dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Majene, yang dikenal memiliki arus lalu lintas cukup ramai.

Atap berbahan baja ringan tersebut terangkat oleh angin lalu jatuh tepat mengenai sebuah mobil pikap berwarna merah. Akibatnya, kendaraan mengalami kerusakan cukup berat pada bagian bodi dan atap. Meski demikian, pengemudi mobil dilaporkan selamat dan tidak mengalami cedera serius.

Tak hanya merusak kendaraan, material atap yang beterbangan juga menyebabkan salah satu kabel listrik Sambungan Rumah (SR) di sekitar lokasi terputus. Kondisi ini menimbulkan gangguan pasokan listrik di area perkantoran dan permukiman sekitar, serta memicu kekhawatiran warga akan risiko korsleting maupun sengatan listrik.

Warga yang berada di sekitar lokasi tampak panik dan segera menjauh untuk menghindari potensi bahaya lanjutan. Lalu lintas di kawasan tersebut sempat tersendat akibat puing-puing atap yang berserakan di badan jalan.

Hingga berita ini disampaikan, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerugian materi diperkirakan cukup besar, mengingat kerusakan pada bangunan kantor pemerintah serta kondisi kendaraan warga yang tertimpa material atap.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar tetap meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area rawan, terutama di tengah cuaca buruk yang masih berpotensi terjadi di wilayah Majene dan sekitarnya. Warga juga diingatkan untuk tidak berteduh di bawah bangunan tua atau pohon besar saat hujan deras disertai angin kencang.

Sementara itu, instansi terkait diharapkan segera turun ke lokasi untuk mengevakuasi material atap yang berserakan serta memperbaiki kabel listrik yang terputus. Langkah ini dinilai penting guna mencegah bahaya lanjutan dan memastikan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

Pemerintah daerah juga diharapkan melakukan peninjauan terhadap kondisi bangunan publik, khususnya yang berada di kawasan rawan cuaca ekstrem, guna mengurangi risiko kejadian serupa di masa mendatang.

Loading

Be the first to comment

Leave a Reply