Armada Besar AS Sedang Menuju Teluk Iran

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa sebuah “armada besar” angkatan laut Amerika Serikat sedang menuju wilayah Iran dan berharap pemerintah Tehran bersedia kembali ke meja perundingan diplomatik dengan Washington.

Trump menyampaikan pernyataannya melalui unggahan di platform Truth Social, menegaskan armada tersebut bergerak cepat dengan “kekuatan, antusiasme, dan tujuan besar.

Trump menyebut kekuatan itu lebih besar dibanding armada yang sebelumnya dikirim ke Venezuela dan siap menjalankan misi dengan “kecepatan dan kekerasan, jika perlu.”

Ia mengimbau agar Iran segera menegosiasikan kesepakatan yang adil dan seimbang tanpa senjata nuklir. Trump menyatakan bahwa waktu untuk mencapai kesepakatan “hampir habis” dan menegaskan kembali seruan agar Iran membuat kesepakatan demi stabilitas bersama.

Ketegangan antara Washington dan Tehran meningkat di tengah unjuk rasa besar-besaran di Iran yang dipicu oleh masalah ekonomi dan mendapat respons keras dari otoritas setempat.

Trump sempat memperingatkan kemungkinan intervensi AS jika pemerintah Iran terus menggunakan kekuatan mematikan terhadap para pengunjuk rasa, meskipun ia belakangan menyatakan laporan-laporan lebih lanjut tentang kekerasan telah berubah.

Pihak Iran menyampaikan peringatan bahwa setiap serangan militer AS akan menghadapi respons yang cepat dan komprehensif. Menurut Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi, tidak ada permintaan resmi dari Tehran untuk membuka pembicaraan dengan pihak AS baru-baru ini, dan negosiasi tidak akan terjadi dalam suasana ancaman militer.

Saat tampil di Iowa, Trump kembali menyinggung armada lain yang sedang bergerak menuju Iran dan mengulangi harapannya agar Tehran memilih jalur diplomasi.

Meski pemerintah AS menyatakan keterbukaan bersyarat terhadap dialog, Iran secara berulang menolak pembicaraan di bawah tekanan, sehingga prospek negosiasi jangka pendek tetap tidak pasti di tengah peningkatan kehadiran militer AS di kawasan tersebut.***

Loading

Be the first to comment

Leave a Reply