Rabu, 21 Oktober 2026
Breaking News
Internasional

Anies Baswedan Terima Penghargaan Freedom of the City of London

Tajusa, M. | | 3 mnt baca
Anies Baswedan Terima Penghargaan Freedom of the City of London
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

LONDON, BERITANOW.COM – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan terima Freedom of the City of London dalam upacara penghargaan yang berlangsung di Guildhall, London, Inggris, pada Jumat (16 Oktober 2026). Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menerima penghormatan sipil bersejarah yang telah menjadi bagian dari tradisi kota London selama berabad-abad. Penghargaan ini juga menjadi momentum untuk mendorong hubungan dan kerja sama antara Indonesia dan Inggris, khususnya dalam bidang pendidikan, transportasi, serta tata kelola perkotaan.

Penghargaan Freedom of the City of London yang diterima Anies Baswedan menjadi perhatian karena memiliki sejarah panjang dalam kehidupan sipil Inggris. Anies Baswedan terima Freedom of the City of London bukan hanya sebagai pengakuan atas kiprahnya, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperluas pertukaran pengalaman antara pemerintah daerah, tenaga profesional, dan generasi muda dari Indonesia dengan mitra di London.

Sejarah Penghargaan Freedom of the City of London

Freedom of the City of London merupakan penghormatan sipil yang memiliki catatan sejarah sejak 1237. Pada awalnya, status tersebut berkaitan dengan hak warga merdeka untuk menjalankan kegiatan perdagangan di wilayah City of London.

Seiring perkembangan zaman, penghargaan ini mengalami perubahan makna. Status tersebut kini diberikan kepada individu terpilih yang dinilai memberikan kontribusi dalam kehidupan publik maupun bidang keahlian tertentu.

Sejumlah tokoh dunia pernah menerima penghormatan serupa, di antaranya Winston Churchill, Nelson Mandela, Stephen Hawking, dan Sir Tim Berners-Lee. Penghargaan ini bukan berarti penerimanya secara otomatis memperoleh kewarganegaraan Inggris, melainkan merupakan bagian dari tradisi sipil yang dipertahankan oleh pemerintahan City of London.

Proses Nominasi Anies Baswedan

Anies memperoleh penghargaan tersebut setelah diusulkan oleh Alderman Alastair King, ketika masih menjabat sebagai Lord Mayor of London, bersama Alderman Gregory Jones KC.

Usulan tersebut kemudian mendapatkan persetujuan Court of Common Council, badan pemerintahan City of London Corporation, pada Juni 2025. Dalam daftar yang sama, terdapat sejumlah nama lain dari berbagai bidang, termasuk aktris peraih Oscar Cate Blanchett dan kapten tim rugbi Inggris Maro Itoje.

Persetujuan nominasi pada 2025 menjadi bagian dari proses sebelum pelaksanaan upacara penghargaan pada Oktober 2026. Dengan demikian, penganugerahan tersebut merupakan hasil dari proses yang telah berjalan sebelumnya.

Anies Ingin Perluas Kolaborasi Indonesia dan Inggris

Dalam sambutannya, Anies menekankan pentingnya menjadikan penghargaan itu sebagai kesempatan untuk memperkuat hubungan antarkota dan membuka ruang pertukaran pengalaman.

Ia menyampaikan harapan agar semakin banyak wali kota, insinyur, tenaga pendidik, serta generasi muda Indonesia dapat memperoleh kesempatan untuk belajar dan bekerja sama dengan mitra di London.

Menurut gagasan yang disampaikannya, hubungan internasional tidak harus selalu bertumpu pada komunikasi antarpemerintah pusat. Pemerintah daerah, institusi pendidikan, tenaga profesional, dan komunitas masyarakat juga dapat mengambil peran dalam membangun kemitraan lintas negara.

Bidang yang dinilai memiliki peluang untuk dikembangkan antara lain transportasi publik, pendidikan, tata kelola perkotaan, serta pengelolaan lingkungan. Pertukaran pengetahuan di sektor tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara.

Anies juga memandang penghargaan ini sebagai peluang untuk memperluas jaringan kerja sama, sehingga lebih banyak pihak dari Indonesia dapat berinteraksi langsung dengan lembaga dan komunitas di London.

Pengalaman Anies dalam Jaringan Kota Internasional

Pengalaman Anies dalam kerja sama perkotaan internasional antara lain berkaitan dengan C40 Cities, jaringan kota-kota besar dunia yang berfokus pada upaya penanganan perubahan iklim.

Ketika menjabat Gubernur DKI Jakarta pada periode 2017–2022, Anies terlibat dalam jaringan tersebut. Pengalaman di tingkat pemerintahan daerah itu menjadi salah satu konteks yang relevan dalam pembahasan mengenai hubungan antarkota dan pertukaran pengetahuan internasional.

Kerja sama antarkota memungkinkan pemerintah daerah mempelajari kebijakan yang diterapkan wilayah lain, kemudian menyesuaikannya dengan kebutuhan dan kondisi masing-masing. Pendekatan ini dapat mencakup pengembangan transportasi, perencanaan kota, serta upaya meningkatkan kualitas lingkungan.

Meski demikian, setiap kebijakan tetap membutuhkan kajian dan penyesuaian berdasarkan karakteristik daerah yang menerapkannya.

Komentar (0)