Senin, 26 Oktober 2026
Breaking News
Nasional

Anggota BPK Wafat di Rusia, Fathan Subchi Sedang Bertugas Negara

Effra S. Husein | | 2 mnt baca
Anggota BPK Wafat di Rusia, Fathan Subchi Sedang Bertugas Negara
Bagikan:

Dapatkan Update Berita & Hadiah Menarik Setiap Hari, Gabung Di Whatsapp Channel KLIK DISINI

MOSKOW, BERITANOW.COM  — Fathan Subchi meninggal dunia saat menjalankan tugas pemeriksaan keuangan negara di Moskow, Rusia, pada Minggu (25/10/2026). Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI periode 2024–2029 tersebut mengembuskan napas terakhir ketika sedang menjalankan tugas kedinasan di luar negeri. Kabar duka ini dikonfirmasi BPK melalui keterangan resmi yang disampaikan Biro Humas dan Kerja Sama Internasional.

Fathan merupakan anggota BPK periode 2024–2029 yang bertugas dalam pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Berdasarkan informasi yang beredar, ia berada di Rusia untuk menjalankan agenda kedinasan terkait tugas pemeriksaan tersebut. Namun, rincian mengenai aktivitas terakhirnya sebelum meninggal dunia belum dijelaskan secara lengkap dalam keterangan resmi yang tersedia.

Informasi mengenai kondisi kesehatan almarhum turut disampaikan sejumlah pihak yang mengenalnya. Ketua PC IKA-PMII Demak, Hasan Hamid, menyebut Fathan memiliki riwayat penyakit jantung berdasarkan informasi yang diterimanya. Meski demikian, penyebab medis kematian secara definitif masih perlu merujuk pada keterangan resmi pihak keluarga atau instansi berwenang.

Pernah Menjadi Anggota DPR RI

Sebelum bergabung dengan BPK, Fathan Subchi dikenal sebagai politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ia pernah menjadi anggota DPR RI selama dua periode, yakni 2014–2019 dan 2019–2024. Pengalaman tersebut mendahului pengangkatannya sebagai anggota lembaga pemeriksa keuangan negara.

Fathan dilantik menjadi anggota BPK untuk masa jabatan 2024–2029 pada Oktober 2024. Selain menjalankan tugas di lembaga tersebut, ia juga tercatat menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA-PMII) periode 2025–2030. Kiprahnya di bidang politik dan organisasi kemasyarakatan menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya sebelum meninggal dunia.

Pemulangan Jenazah Menjadi Perhatian

Setelah kabar wafatnya diumumkan, perhatian beralih pada proses pemulangan jenazah dari Rusia ke Indonesia. Informasi yang disampaikan Hasan Hamid menyebutkan bahwa jenazah direncanakan dibawa ke Jakarta sebelum dimakamkan di Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Jadwal pasti pemulangan dan pemakaman tetap perlu dikonfirmasi melalui keterangan terbaru dari keluarga atau pihak terkait.

Kepergian Fathan Subchi meninggalkan duka bagi keluarga, kolega, serta lingkungan organisasi yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya. Bagi BPK, peristiwa ini juga menjadi kehilangan di tengah pelaksanaan tugas pemeriksaan keuangan negara. Informasi lebih lanjut mengenai kronologi medis dan perkembangan pemulangan jenazah masih perlu menunggu konfirmasi resmi. (*)

Komentar (0)