Seorang siswi sekolah menengah pertama di Desa Bonehau, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, diduga menjadi korban pengeroyokan yang dilakukan oleh tiga pelajar perempuan tingkat SMA.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga korban yang meminta identitasnya dirahasiakan, kejadian tersebut berlangsung di jalan poros Salutiwo–Pabettengan saat korban sedang dalam perjalanan menuju sekolah.
Dari informasi yang beredar, insiden itu diduga dipicu saling sindir antara dua kelompok remaja perempuan melalui media sosial.
Korban disebut sempat membuat unggahan yang dianggap menyinggung salah satu pelaku. Merasa tersinggung, pelaku bersama dua rekannya diduga merencanakan aksi penyerangan terhadap korban.
Pihak keluarga mengaku memiliki bukti berupa voice note dan percakapan di grup WhatsApp yang menunjukkan adanya dugaan perencanaan pengeroyokan tersebut.
Ketiga pelajar SMA itu kemudian diduga menunggu korban di jalan sebelum akhirnya melakukan aksi kekerasan.
Dalam video yang beredar di media sosial, korban terlihat dikeroyok di depan sejumlah pelajar lain dari kedua kelompok.
Ironisnya, beberapa pelajar yang berada di lokasi justru terdengar bersorak dan tidak berusaha melerai perkelahian tersebut.
Keluarga korban menyatakan akan membawa kasus ini ke jalur hukum setelah insiden pengeroyokan yang dialami korban.
Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun sekolah terkait peristiwa tersebut.
![]()
Be the first to comment