Sebuah truk pengangkut pasir seberat sekitar dua ton mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Arteri Gatot Subroto, kawasan Tebet, Jakarta Selatan, pada Sabtu pagi. Kendaraan tersebut terbalik setelah sopir diduga mengantuk saat berkendara.
Pengemudi truk, Nur Syaefudin, mengaku dalam kondisi mengantuk saat kejadian berlangsung.
“Iya (terguling), karena saya ngantuk. Sudah tidur saya, tapi masih ngantuk,” ujar Syaefudin di lokasi.
Truk tersebut diketahui mengangkut pasir dari arah Kuningan menuju Pancoran sebelum melanjutkan perjalanan ke Karawang.
Namun saat melintas di lokasi kejadian, sopir diduga kehilangan kendali hingga menabrak pembatas jalan. Akibatnya, truk terguling di tengah jalan.
“Iya jadi saya enggak lihat ada pembatas jalan, karena mau tidur itu mengantuk,” tambahnya.
Kecelakaan tersebut menyebabkan muatan pasir tumpah dan berserakan di badan jalan. Selain kerugian materiil yang diperkirakan mencapai Rp2,5 juta, kondisi ini juga menyulitkan proses evakuasi.
Karena membawa muatan berat, truk tidak bisa langsung dipindahkan. Petugas harus terlebih dahulu mengurangi beban dengan memindahkan sebagian pasir dari bak kendaraan.
Proses penanganan berlangsung cukup lama mengingat posisi truk yang terguling serta berat muatan.
Petugas bersama warga sekitar dan personel PPSU akhirnya memindahkan pasir secara manual sebelum kendaraan dapat diangkat menggunakan mobil derek.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sopir dan seorang penumpang hanya mengalami syok.
Meski demikian, kejadian ini sempat menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi karena proses evakuasi dan material yang menutup sebagian jalan.
Kasus kecelakaan ini kemudian ditangani oleh Unit Derek Kepolisian Polda Metro Jaya untuk proses evakuasi lanjutan serta pengamanan lokasi.
Pihak kepolisian juga mengimbau pengendara agar memastikan kondisi tubuh tetap fit sebelum berkendara, guna mencegah kecelakaan akibat kelelahan atau mengantuk.
![]()
Be the first to comment