TPA Bantargebang Zona 4 Longsor Telan Korban Jiwa

Tumpukan sampah di TPA Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, mengalami longsor pada Minggu (8/3) sore. Peristiwa tersebut menyebabkan tiga orang meninggal dunia serta menimbun dan merusak sejumlah fasilitas di sekitar lokasi.

Tiga korban dilaporkan tewas setelah tertimbun material longsoran. Selain itu, beberapa truk pengangkut sampah dan warung di area tersebut juga ikut tertimbun.

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengatakan kejadian longsor terjadi sekitar pukul 15.29 WIB di zona 4 TPA Bantargebang.

“Telah terjadi longsor di zona 4 TPA Bantargebang dan sudah ditemukan tiga korban jiwa,” kata Desiana dalam keterangan tertulis, Minggu (8/3).

Ia menjelaskan bahwa saat peristiwa terjadi banyak truk serta warga yang sedang beraktivitas di lokasi tersebut. Tim gabungan pun langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi dan pendataan korban.

“Masih ada sejumlah truk sampah dan warung yang tertimbun. Saat ini masih dilakukan pendataan untuk mengetahui jumlah korban,” ujarnya.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Kholid, juga membenarkan kejadian tersebut.

“Tim BPBD segera diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi para korban. Sampai sekarang proses penyelamatan masih terus berlangsung,” jelasnya.

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan tumpukan sampah menimpa beberapa truk pengangkut hingga hampir terjatuh ke Kali Asem.

Material longsoran tersebut juga sempat menutup aliran kali sehingga menyebabkan genangan air di jalan sekitar lokasi.

Di sisi lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswatiningsih, membenarkan adanya kejadian longsor tersebut, namun ia belum dapat memastikan penyebabnya.

“Benar ada kejadian itu, namun saat ini masih dalam proses penanganan sehingga belum bisa memberikan banyak keterangan,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya tengah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta untuk memastikan langkah penanganan darurat yang diperlukan.

Loading

Be the first to comment

Leave a Reply