Sebuah rekaman video amatir yang memperlihatkan sikap arogan seorang pengemudi mobil berwarna hitam mendadak ramai diperbincangkan di media sosial.
Pria tersebut menjadi perhatian publik setelah diduga menerobos antrean panjang di sebuah SPBU dan malah bersikap menantang ketika ditegur oleh pengendara lain.
Video yang diunggah akun Instagram @lambe_turah itu menunjukkan suasana tegang antara pengemudi mobil dan warga yang sudah lama mengantre. Alih-alih meminta maaf atau menunjukkan sikap kooperatif, pengemudi tersebut justru mengaku memiliki hubungan dengan pejabat kepolisian.
Dalam rekaman terlihat mobil hitam itu memotong barisan kendaraan yang sedang mengular untuk mengisi bahan bakar. Aksi tersebut langsung memicu protes dari para pengendara lain yang mengaku telah menunggu giliran selama berjam-jam.
Ketegangan semakin meningkat ketika seorang perempuan yang merekam kejadian menegur pengemudi tersebut. Namun pria di dalam mobil justru merespons dengan nada tinggi dan menantang.
Alih-alih mereda, pria di dalam mobil hitam itu justru menantang balik dengan nada tinggi.
“Panggil Kapolresnyo ye (Panggil Kapolresnya ya)!” teriak pengemudi tersebut sambil menunjuk ke arah warga, seolah menggertak dengan membawa nama institusi Polri.
Sikap tersebut memicu kecaman dari warga di lokasi. Perekam video juga menyampaikan kekecewaannya atas perilaku yang dianggap tidak beretika di ruang publik.
Sampai saat ini, lokasi pasti SPBU dalam video tersebut belum diketahui secara rinci. Meski begitu, perdebatan di kolom komentar media sosial terus berlangsung. Banyak warganet mengecam tindakan membawa-bawa nama pejabat atau institusi aparat untuk kepentingan pribadi maupun untuk membenarkan perilaku yang melanggar ketertiban umum.
![]()
Be the first to comment