Kereta bandara mengalami kecelakaan setelah menabrak sebuah truk di jalur rel pada Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 06.05 WIB. Insiden ini terjadi di antara dan , menyebabkan rangkaian kereta sempat keluar dari rel.
Kereta bernomor perjalanan 806A atau Commuter Line Basoetta No. 806 itu tengah melayani rute menuju bandara ketika tabrakan terjadi. Truk dilaporkan berada di perlintasan rel saat kereta melintas, sehingga benturan tak terhindarkan.
Akibat peristiwa tersebut, operasional perjalanan kereta bandara dan Commuter Line di lintas Tangerang terdampak. Sejumlah perjalanan mengalami keterlambatan, bahkan sempat dihentikan sementara demi memastikan kondisi jalur aman sebelum dilalui kembali.
Pihak menyatakan telah melakukan penyesuaian pola operasi untuk meminimalkan gangguan layanan. VP Corporate Secretary KAI Commuter, menjelaskan bahwa penumpang yang terdampak telah disiapkan alternatif transportasi.
“Kami menyediakan moda transportasi pengganti bagi pengguna Commuter Line No. 806 yang akan menuju Bandara Soekarno-Hatta agar tetap dapat melanjutkan perjalanan,” ujarnya.
Sementara itu, perjalanan Commuter Line Tangerang untuk sementara hanya melayani rute hingga Stasiun Rawa Buaya dan kembali ke Stasiun Duri. Adapun perjalanan Commuter Line Basoetta dari arah bandara dibatasi sampai Stasiun Batuceper sebelum kembali ke Bandara Soekarno-Hatta.
KAI Commuter juga mengimbau calon penumpang yang memiliki jadwal penerbangan untuk mempertimbangkan moda transportasi alternatif guna menghindari keterlambatan.
Selain itu, perusahaan memastikan pengembalian dana (refund) bagi penumpang yang telah membeli tiket Commuter Line Basoetta dan membatalkan perjalanan akibat gangguan ini.
“Atas kejadian tersebut kami melakukan rekayasa pola operasi dan pembatalan perjalanan. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna,” tambah Karina.
Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan jalur dan evakuasi rangkaian kereta masih berlangsung guna memulihkan layanan secara normal.***
![]()
Be the first to comment